Martin Odegaard Diskusikan Keluar, Arsenal Siapkan Kapten Baru

Berita Transfer dari Emirates Stadium menjadi sorotan. Arsenal dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menjual Martin Odegaard pada musim panas 2026. Ini bisa membuka jalan bagi Declan Rice untuk mengambil alih ban kapten dari bintang asal Norwegia tersebut.

Odegaard, yang bergabung dengan Arsenal dari Real Madrid pada 2021 dengan awalnya berstatus pinjaman, telah memperpanjang kontraknya hingga 2028. Pemain berusia 27 tahun ini telah menjadi pilar penting bagi Arsenal dengan mencatatkan 42 gol dan 44 assist dalam 224 pertandingan di semua kompetisi. Namun sayangnya, performanya musim ini tidak seperti biasanya, terhambat oleh masalah cedera yang membatasi kontribusinya hanya dengan satu gol dan empat assist dalam 19 penampilan di Liga Premier.

Spekulasi tentang ketidakpuasan Odegaard di Arsenal semakin menguat dengan laporan dari Spanyol yang menghubungkannya dengan Barcelona. Konon, terdapat ketegangan internal antara Odegaard dan manajer Mikel Arteta yang menyebabkan pihak klub terbuka untuk menjualnya dengan nilai €80 juta.

Menurut sumber di media sosial yang sering memberikan bocoran informasi eksklusif, Arsenal saat ini tengah bernegosiasi dengan Odegaard mengenai masa depannya. Dua nama besar dalam jurnalisme sepak bola menguatkan kabar bahwa Declan Rice diprediksi akan menjadi kapten baru Arsenal jika Odegaard benar-benar hengkang.

Tidak hanya Odegaard, berita transfer lainnya menyebutkan bahwa Gabriel Martinelli juga berpeluang meninggalkan Emirates di akhir musim. Arsenal telah menyiapkan pengganti yang potensial, termasuk pemain sayap asal Norwegia yang mendapat pujian dari Odegaard.

Tony Adams, legenda Arsenal, sebelumnya sudah mendukung Rice sebagai sosok pemimpin ideal, menilai bahwa ia memiliki mentalitas pemenang yang dapat membawa Arsenal ke tingkat berikutnya. Dengan Declan Rice diharapkan menjadi fondasi tim juara, Arteta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencapai gelar juara liga yang diidamkan.

Arsenal tampaknya sedang mempersiapkan perubahan besar pada struktur tim dan kepemimpinan mereka, dengan tujuan memperkuat skuad demi mengincar kesuksesan di musim-musim mendatang.