Tottenham Hotspur baru-baru ini menolak pendekatan dari Chelsea dan Aston Villa untuk pemain muda mereka, Lucas Bergvall, selama jendela transfer Januari, seperti yang dilaporkan oleh David Ornstein dari The Athletic. Tottenham, yang aktif di pasar transfer musim dingin ini dengan mendatangkan Conor Gallagher dan Souza, serta melepas Brennan Johnson ke Crystal Palace, harus menghadapi tekanan dari pihak lain yang tertarik dengan Bergvall.
Meski pemain berusia 20 tahun ini pernah meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik Musim di bawah asuhan Ange Postecoglou, perannya menjadi lebih terbatas di bawah manajer Thomas Frank yang baru saja dipecat. Tottenham kini berpotensi menghadapi tantangan untuk mempertahankan Lucas Bergvall, menyusul minat yang muncul dari dua klub Premier League, Chelsea dan Aston Villa.
Dalam laporannya, Ornstein menyatakan bahwa kedua klub tersebut telah melakukan kontak langsung dengan Spurs untuk mengeksplorasi kemungkinan transfer. Namun, Tottenham dengan tegas menolak niat tersebut dan memastikan bahwa mereka tidak berniat melepaskan Bergvall saat ini. Minat Aston Villa muncul setelah Spurs berhasil mendapatkan Conor Gallagher yang juga mereka incar, sedangkan Chelsea mempertimbangkan langkah ini saat mereka juga mengevaluasi kesepakatan untuk Douglas Luiz, yang akhirnya bergabung dengan Villa.
Bergvall sendiri, tokoh penting dalam kemenangan Tottenham di Liga Europa musim lalu, pernah mendapat pujian dari manajer Manchester City, Pep Guardiola, yang menyebutnya sebagai talenta yang “tidak terhentikan” di lapangan. Guardiola mengagumi kecepatan dan kemampuan Bergvall dalam menguasai bola, menempatkannya setara dengan performa Liverpool yang dikenal tangguh. Meski demikian, ketidakpastian mengenai waktu bermainnya di bawah pelatih sementara baru, Igor Tudor, masih menyisakan pertanyaan.
Menurut Michael Bridge dari Sky Sports, Tudor dianggap cocok untuk memimpin Spurs secara interim. Tudor dikenal dengan rekam jejaknya yang mampu mengubah peruntungan klub dalam waktu singkat, sebagaimana yang pernah ia lakukan di Juventus dan Lazio. Dengan masa depan Tottenham yang krusial, tugas Tudor adalah menstabilkan performa tim hingga akhir musim.
Sementara itu, rumor tentang kemungkinan kembalinya Mauricio Pochettino ke Tottenham terus berlanjut, meskipun belum ada kepastian apakah itu akan terjadi pada musim panas mendatang. Pochettino tetap menjadi sosok yang dikagumi serta dicintai di klub dan oleh para penggemar. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.