Defoe Kritik Penampilan Pemain Arsenal saat Hadapi Brentford

Eberechi Eze Dinilai Tak Memuaskan Saat Arsenal Ditahan Imbang Brentford

Pada Kamis malam, Arsenal harus rela berbagi angka dalam laga lanjutan Premier League setelah ditahan imbang 1-1 oleh Brentford. Hasil ini membuat mantan penyerang Tottenham, Jermain Defoe, menyampaikan kritiknya kepada Eberechi Eze yang dinilai tampil “tidak cukup baik”.

Dalam laga tersebut, Arsenal sebenarnya berhasil unggul lebih dulu lewat sundulan apik Noni Madueke. Namun, Keane Lewis-Potter sukses menyamakan kedudukan untuk Brentford yang tampil lebih solid di babak kedua. Ini membuat selisih poin antara pemuncak klasemen Arsenal dan Manchester City, yang sehari sebelumnya menang telak 3-0 atas Fulham, kini hanya berjarak empat poin.

Eze, yang menjadi salah satu pemain anyar Arsenal musim ini, tampil kurang memuaskan. Meski dikenal sebagai pemain berbakat, sejauh ini ia baru mencetak empat gol dan memberikan dua assist dalam 20 penampilannya di Premier League. Tiga dari gol tersebut bahkan dicetak dalam satu pertandingan saja, menandakan performa inkonsisten pemain internasional Inggris ini.

Defoe mengungkapkan kepada Premier League Productions bahwa Arsenal tidak tampil dengan karakter biasanya, tampak tertekan oleh kebutuhan untuk menang. “Tentu, bermain di markas Brentford tidak pernah mudah, namun seharusnya Arsenal bisa membuatnya lebih mudah. Ada banyak kesalahan individu dan konsentrasi yang kurang,” tutur Defoe.

Defoe menambahkan bahwa Eze seolah bermain dengan “rem tangan tertarik”. Meskipun belum banyak mendapatkan waktu bermain, ekspektasi terhadap performanya tetap tinggi.

Sementara itu, Theo Walcott menilai Mikel Arteta, manajer Arsenal, tidak akan senang dengan hasil ini. “Dengan kemenangan Manchester City kemarin, tekanan untuk memenangkan pertandingan semakin besar. Tapi semuanya masih ada di tangan mereka dengan banyaknya pertandingan tersisa,” jelas Walcott.

Dalam sorotan lain, kegagalan ini sekali lagi mengingatkan Arsenal untuk berhati-hati dalam persaingan ketat menuju tangga juara musim ini. Keberhasilan atau kegagalan akan sangat ditentukan oleh kemampuan mereka mengelola tekanan dan konsistensi performa pemain kunci seperti Eze.