Komentar Ratcliffe Picu Alarm di Man Utd, Standar Ganda Dicatatan

Komentar Kontroversial Sir Jim Ratcliffe Timbulkan Kekhawatiran di Manchester United

Pada 13 Februari 2026, Manchester United dikejutkan oleh pernyataan kontroversial dari salah satu pemiliknya, Sir Jim Ratcliffe. Komentar mengenai Inggris yang “dijajah oleh imigran” menimbulkan kegemparan di kalangan para pemain Setan Merah, yang beranggapan bahwa Ratcliffe sudah tidak selaras dengan kenyataan dan melihat adanya standar ganda dalam penanganan polemik ini.

Dalam sebuah wawancara tajam yang mengkritik sistem imigrasi dan Perdana Menteri Keir Starmer, Ratcliffe mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tantangan ekonomi besar di masa depan akibat tekanan pada sistem kesejahteraan yang disebabkan oleh masuknya orang asing. Ia juga menyuarakan simpatinya terhadap pemimpin partai Reformasi, Nigel Farage, dalam wawancara dengan Sky News, yang memicu reaksi keras termasuk dari media.

Walaupun ditekan untuk meminta maaf setelah Starmer menyatakan komentar tersebut “menyinggung dan salah”, permintaan maaf yang diberikan oleh Ratcliffe dianggap setengah hati. Menyusul kontroversi tersebut, Manchester United mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dan keberagaman.

“Manchester United bangga menjadi klub yang inklusif dan ramah bagi semua,” demikian isi pernyataan tersebut. Klub menekankan kebijakan yang mendukung kesetaraan dan keberagaman telah diterapkan sejak kampanye “All Red All Equal” diluncurkan pada 2016, dan Manchester United berkomitmen untuk melanjutkan semangat ini dengan mendukung berbagai inisiatif inklusi.

Namun demikian, harian Daily Mail melaporkan bahwa beberapa pemain merasa khawatir dengan pernyataan Ratcliffe. Seorang anggota dalam klub memperingatkan bahwa komentar tersebut dapat menimbulkan ketegangan di ruang ganti, yang dihuni oleh 17 pemain dari luar negeri. Para pemain menilai pernyataan itu sebagai cerminan dari sosok berusia 73 tahun yang tidak lagi memahami konteks zaman, dan mereka mencatat Ratcliffe kemungkinan besar tidak akan menghadapi sanksi serupa yang akan menghantui mereka apabila membuat pernyataan kontroversial di publik.