Berita Transfer datang dari Tottenham Hotspur yang baru saja memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Thomas Frank sebagai manajer. Keputusan ini datang setelah performa buruk tim di lapangan dengan hanya meraih dua kemenangan dari 17 pertandingan Premier League, yang membuat mereka terancam degradasi dalam beberapa bulan ke depan.
Banyak yang merasa simpati terhadap Frank, mengingat tumpukan cedera yang menghantui tim, termasuk absennya dua penyerang terbaik mereka, James Maddison dan Dejan Kulusevski, hampir sepanjang musim ini. Namun, pihak klub merasa perubahan perlu dilakukan.
Laporan dari The Telegraph mengungkapkan alasan lain di balik pemecatan Frank — obsesi anehnya terhadap Arsenal, rival sekota Tottenham. Ia disebut sering memuji Arsenal di depan para pemain, yang akhirnya menimbulkan kejenuhan. Bahkan, selama konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Spurs, Frank menyebut Arsenal dan sempat terekam menggunakan cangkir bermerek Arsenal awal tahun 2026 ini.
Kini, perhatian beralih kepada siapa yang akan menggantikan Frank. Nama Mauricio Pochettino dan Roberto De Zerbi disebut sebagai kandidat kuat untuk mengambil alih kepemimpinan di Tottenham. De Zerbi saat ini bebas setelah berpisah dengan Marseille, sedangkan Pochettino mungkin baru bisa bergabung setelah menyelesaikan tugasnya dengan timnas Amerika Serikat di Piala Dunia.
Jika memilih Pochettino, Tottenham kemungkinan akan menunjuk manajer interim untuk menyelesaikan musim ini. Nama-nama seperti John Heitinga dan Robbie Keane mencuat sebagai kandidat sementara. Berdasarkan laporan terbaru dari Ben Jacobs, dua kandidat terkuat untuk posisi manajer Tottenham adalah Pochettino dan De Zerbi, mengindikasikan bahwa keduanya masih memiliki urusan yang belum selesai di Premier League.