Oliver Glasner Lega, Fabian Hurzeler Terancam Dipecat Pagi Ini

Crystal Palace Menang 1-0, Fabian Hürzeler dalam Tekanan

Crystal Palace sukses meredakan tekanan pada Oliver Glasner dengan kemenangan tipis 1-0 di kandang Brighton, membuat tim asuhan Fabian Hürzeler harus menelan kekalahan di laga ke-12 mereka di Premier League tanpa kemenangan. Gol tunggal dari Ismaila Sarr di babak kedua menjadi penentu kemenangan pertama Palace di semua kompetisi sejak Desember. Kemenangan ini juga mengangkat mereka ke peringkat 13, satu posisi di atas Brighton, dan memicu reaksi keras dari penonton tuan rumah pada akhir pertandingan.

Para pendukung Brighton tak puas dan melontarkan cemoohan kepada timnya, diiringi nyanyian “Anda dipecat besok pagi” yang diarahkan kepada Hürzeler. Brighton kini hanya berhasil memenangi satu dari 12 laga terakhir mereka di liga, hanya lebih baik dari Burnley dan Wolves dalam pengumpulan poin sejak Desember.

Tekanan terus meningkat pada Hürzeler di tengah ketidakpuasan yang membesar dari basis penggemar terkait kemajuan Albion di bawah pengawasannya. Kini, Hürzeler berpotensi melewati Glasner dalam “peperangan pemecatan.”

Namun, kekalahan Brighton merupakan berkah terselubung bagi Crystal Palace. Dalam keterangannya usai pertandingan, manajer Palace mengakui bahwa rasa leganya langsung terasa. “Sangat lega,” ujar Glasner kepada Sky Sports.

“Saya katakan kepada pemain, kita bisa membicarakannya dan melakukan segala hal, tetapi Anda harus menang, dan itulah yang mereka lakukan hari ini. Selamat kepada mereka. Mungkin ini bukan pertandingan terbaik di Premier League, tetapi kedua tim bertarung keras. Rasanya luar biasa.”

“Kemenangan tanpa kebobolan sangat membantu kami. Paruh pertama kami kurang menciptakan peluang, itu normal untuk pemain yang baru pertama kali bermain bersama secara kompetitif. Sarr memenangkan bola kedua dan kemudian berlari dengan baik. Hari ini kami memanfaatkan peluang tersebut. 10 menit kemudian, mereka memiliki situasi serupa, tetapi Dean menyelamatkannya.”

Glasner juga memberikan pujian kepada Strand Larsen setelah debutnya. “Ini tentang usaha. Ia akan semakin baik. Saya katakan kepadanya setelah pertandingan bahwa dalam tiga atau empat minggu, dia akan tahu ke mana harus mengoper. Dia belum terbiasa dengan cara kami bermain. Usahanya dan kehadirannya. Dia bertahan dengan baik di set play. Dia menjadi ancaman konstan dan itu sangat positif.”

“Tetap rendah hati itu penting. Kami mengadakan beberapa acara barbeque dan mencoba menjaga suasana yang positif di tempat latihan tetapi tidak ada yang bisa menggantikan kemenangan. Kami ingin menjadi ketagihan untuk menang lagi.”