Trippier Tanggapi Kesalahan Newcastle Usai Kekalahan VAR

Kieran Trippier Hadapi Tantangan Newcastle Usai Kekalahan Dramatis dari Brentford

Kieran Trippier dengan tegar mengakui peranannya dalam kekalahan Newcastle United yang terbaru, di mana timnya tumbang 3-2 di tangan Brentford setelah pertandingan yang dipenuhi keputusan VAR dan masalah pertahanan yang familiar. Brentford meninggalkan St James’ Park dengan tiga poin penuh, sementara Newcastle harus menelan pil pahit dari kekalahan ketiga berturut-turut di liga.

Newcastle memulai laga dengan cemerlang, unggul lebih dulu lewat gol Sven Botman dalam penampilannya yang ke-100. Namun, Brentford berhasil membalas sebelum jeda babak pertama dengan sundulan Vitaly Janelt dan penalti oleh Igor Thiago. Newcastle sempat menyamakan kedudukan melalui penalti Bruno Guimarães, tetapi serangan penentu dari Dango Ouattara memastikan kemenangan untuk tim tamu.

Kerumunan di St James’ Park tak dapat menyembunyikan kekecewaan mereka, dan keraguan mulai mencuat terkait masa depan manajer Eddie Howe. Namun, Trippier memilih untuk fokus pada kelemahan timnya daripada faktor wasit, memberikan penilaian jujur usai pertandingan.

“Kita memulai dengan baik dan unggul satu-nol, tetapi sayangnya kita tidak bisa mempertahankan keunggulan tersebut,” kata Trippier. “Sejak saya tiba di klub, cara kami kebobolan gol seperti ini bukanlah ciri kami. Ada banyak hal yang harus diperbaiki, terutama dalam menjelang laga besar selanjutnya.”

Trippier juga menerima tanggung jawab penuh atas gol penentu kemenangan Brentford. “Saya selalu mengevaluasi diri setelah setiap pertandingan, dan untuk gol ketiga, saya tahu posisi saya yang salah,” ujarnya.

Sebagai pemain senior, Trippier menekankan pentingnya ketenangan dan mentalitas dalam menghadapi momen-momen sulit. “Ini adalah ujian bagi karakter kami. Kami tidak bersembunyi dari tanggung jawab dan kami meminta maaf kepada para pendukung. Kami terus berjuang,” tambahnya.

Newcastle kini menghadapi jadwal berat, yaitu empat laga tandang berturut-turut dimulai dengan pertandingan melawan Tottenham. Trippier yakin bahwa timnya akan bangkit kembali meski sedang melalui periode sulit.

“Tidak ada alasan untuk jumlah pertandingan yang kami jalani. Kami bercita-cita bermain di Liga Champions dan ingin berkompetisi di setiap turnamen,” tegasnya. “Yang harus kami lakukan adalah beristirahat sejenak, mendengarkan arahan manajer, dan kembali berjuang karena ini adalah jadwal yang padat, tetapi itu yang kami inginkan.”

Dengan jadwal yang ketat dan tantangan besar di depan mata, Newcastle harus menunjukkan karakter sejati mereka untuk kembali ke jalur kemenangan. Trippier dan rekan-rekannya yakin, meski kondisi sulit, Newcastle akan segera bangkit kembali.