Berita Transfer terbaru dari dunia sepak bola mengisahkan bahwa Arsenal sedang berupaya keras untuk meyakinkan Kai Havertz agar tetap bertahan dan menandatangani kontrak baru, guna mencegah potensi kepindahan ke Bayern Munich. Penyerang asal Jerman ini telah menjadi bagian dari Arsenal sejak musim panas 2023 setelah diboyong dari Chelsea dengan harga £65 juta (€74,8 juta, $88,5 juta). Hingga kini, Havertz telah mencetak 31 gol dan memberikan 15 assist dalam 94 penampilannya untuk klub asal London Utara tersebut dan memiliki kontrak hingga musim panas 2028.
Setelah baru pulih dari cedera, manajer Arsenal, Mikel Arteta, memuji kontribusi dan kemampuan unik yang ditawarkan Havertz bagi tim. Namun, laporan dari Fichajes mengindikasikan bahwa Bayern Munich tertarik untuk memboyong mantan bintang Chelsea ini pada musim panas 2026. Klub raksasa Jerman tersebut memandang Havertz sebagai penandatanganan kunci dalam meningkatkan daya saing di Eropa musim depan, meskipun laporan dari media Spanyol ini harus dicerna dengan hati-hati.
Bayern Munich menilai Havertz sangat cocok dengan sistem manajerial Vincent Kompany di Allianz Arena. Namun, Football Transfers melaporkan bahwa Arsenal berencana memperpanjang kontrak Havertz dan menggagalkan rencana kepindahannya. Negosiasi mengenai perpanjangan kontrak selama satu tahun terhadap pemain yang dapat berperan sebagai penyerang tengah, false nine, atau gelandang serang ini dilaporkan berjalan ke arah positif.
Musim ini, Havertz telah tampil dalam tujuh pertandingan untuk Arsenal, dengan torehan dua gol dan dua assist. Sementara itu, berita lain menyebutkan bahwa Arsenal memimpin perburuan untuk merekrut seorang bintang Bayern Munich yang akan hengkang di akhir musim. Terlebih lagi, Sandro Tonali disebut-sebut bakal menjadi target Arsenal saat mereka berencana untuk membajak Newcastle United demi mendapatkan gelandang internasional Italia tersebut pada musim panas 2026. Sedangkan Barcelona dilaporkan tertarik dengan salah satu winger Arsenal sebagai pengganti potensial untuk Raphinha.