Arsenal sedang bersiap untuk merogoh kocek dalam demi Julian Alvarez pada musim panas mendatang, sementara Atlético Madrid tertarik merekrut salah satu pemain mereka, menurut laporan terkini.
Musim ini, Arsenal menunjukkan performa gemilang di bawah asuhan Mikel Arteta, memimpin Liga Premier dengan selisih enam poin dari pesaing terdekat, Manchester City. Tidak hanya itu, The Gunners sukses di Champions League dengan memenangkan semua delapan pertandingan di fase grup, memastikan tempat mereka di babak 16 besar. Mereka juga baru saja mengalahkan Chelsea untuk melaju ke final Piala Liga dan masih berkompetisi di Piala FA.
Semasa bursa transfer musim panas lalu, Arsenal menghabiskan lebih dari £250 juta untuk mendukung Arteta dalam upayanya meraih gelar Liga Premier setelah selama tiga tahun berturut-turut hanya menjadi runner-up. Salah satu fokus Arsenal untuk bursa transfer mendatang adalah mencari penyerang baru setelah Viktor Gyokeres kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.
Didatangkan dari Sporting CP dengan nilai transfer sekitar £64 juta, penyerang asal Swedia tersebut mencatatkan 97 gol dalam 102 pertandingan bersama klub Portugal itu. Namun, meski menjadi pencetak gol terbanyak bagi Arsenal di semua kompetisi dengan 11 gol, Gyokeres baru mencetak enam gol di Liga Premier dari 22 penampilan.
Media Spanyol, Sport, melalui Sport Witness, mengabarkan bahwa Arsenal siap berinvestasi besar untuk merekrut mantan striker Manchester City, Julian Alvarez, dari Atlético Madrid. Arsenal dikabarkan sangat tertarik untuk mendapatkan Alvarez dan agen sang pemain baru-baru ini dikabarkan mengunjungi London untuk berbicara dengan The Gunners serta klub rival, Chelsea.
Selain itu, Arsenal bisa mendapat keuntungan dari ketertarikan Atlético Madrid yang ingin merekrut Gabriel Jesus dari Emirates Stadium. Berdasarkan laporan dari Fichajes, klub La Liga tersebut melihat Jesus sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan lini serang mereka, mengingat kemampuan pergerakannya yang konstan, kemampuannya menciptakan ruang, serta dedikasinya dalam pressing, yang sangat diapresiasi oleh staf pelatih.
Pelatih Diego Simeone menilai bahwa pemain asal Brasil itu cocok dalam skemanya, bukan hanya soal gol, tetapi sebagai penyerang yang mampu bekerja sama dengan rekan setim, bergerak melebar, dan memfasilitasi permainan tim. Dalam konteks ini, Gabriel Jesus menawarkan fleksibilitas yang terkadang kurang pada Atlético musim ini.
Arsenal kini dihadapkan pada pilihan penting apakah saatnya mendengarkan tawaran untuk Jesus, mengingat kontrak bintang Brasil tersebut akan berakhir pada musim panas 2027. Keputusan di musim panas mendatang akan menjadi kunci dalam menentukan apakah Arsenal akan memperpanjang kontraknya untuk memperkuat perannya di klub atau justru membuka peluang bagi kepergiannya.