Schmeichel Sarankan MU Rekrut Bintang Tottenham Musim Panas

Peter Schmeichel: Manchester United atau Liverpool Sebaiknya Pertimbangkan Micky van de Ven

Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, menyarankan bahwa Setan Merah maupun Liverpool sebaiknya berusaha merekrut bek Tottenham, Micky van de Ven, pada bursa transfer musim panas mendatang. Van de Ven, yang telah menunjukkan performa impresif sejak bergabung dengan Tottenham dari Wolfsburg pada 2023, dianggap Schmeichel sebagai figur yang dapat memperkuat lini belakang.

Saat ini, Manchester United tengah mempertimbangkan untuk menawarkan kontrak baru kepada Harry Maguire. Di bawah arahan pelatih sementara Michael Carrick, Maguire kerap berduet dengan Lisandro Martinez dalam formasi empat bek yang mengandalkan pengalaman. Apabila situasi ini berlanjut dan Maguire menandatangani kontrak baru, kemungkinan United tidak akan merekrut bek tengah baru, meski sejumlah pemain seperti Matthijs de Ligt kurang mendapatkan kesempatan bermain.

Schmeichel menilai Van de Ven sebagai pemain yang luar biasa, dengan pemahaman permainan dan kecepatan yang mampu mendukung filosofi sepak bola menyerang. Menurutnya, baik Manchester United maupun Liverpool dapat memanfaatkan talenta bek muda ini. Pertanyaan kekecewaannya, “Mengapa mereka tidak menemukan pemain seperti ini lebih awal?” mencerminkan kekagumannya.

Selain itu, pakar sepak bola Didi Hamann juga menyarankan Liverpool untuk mempertimbangkan Van de Ven dan Nico Schlotterbeck dari Borussia Dortmund. Hamann mengatakan bahwa Schlotterbeck telah menunjukkan peran kepemimpinan di Dortmund dan bahkan disebut sebagai salah satu bek terbaik Jerman.

Meskipun demikian, manajer Tottenham, Thomas Frank, menegaskan pentingnya Van de Ven bagi klub dan mengindikasikan harapannya agar pemain ini tetap menjadi bagian dari masa depan Tottenham. “Dia adalah pemain kunci untuk tim ini dan masa depannya tampak menjanjikan di sini,” tegas Frank.

Ini mungkin menjadi saga transfer menarik yang akan dinantikan para penggemar kedua klub raksasa Inggris, mengingat dorongan dari ikon seperti Schmeichel dan Hamann.