Man Utd Bidik Pemain £100 Juta, Potensi Dua Mega Transfer

Berita Transfer dari Old Trafford mengindikasikan langkah besar Manchester United menuju jendela transfer musim panas yang diantisipasi akan memecahkan rekor. Saat ini, penutupan jendela transfer musim dingin diperkirakan akan berlangsung tenang tanpa adanya penambahan pemain baru, meskipun beberapa pemain seperti Manuel Ugarte dan Joshua Zirkzee sebelumnya sering dikaitkan dengan pintu keluar.

Ada beberapa faktor yang mendasari keputusan ini. Pertama, United hanya memiliki manajer interim yang menggantikan posisi manajerial. Kedua, jumlah pertandingan tersisa di kalender mereka hanya 14, membuat kedalaman skuad tidak sepenting musim-musim sebelumnya.

Fokus utama Manchester United kini beralih ke jendela transfer musim panas. Menurut Rob Dorsett dari Sky Sports, rekor transfer klub bisa jatuh dengan rencana pembelian besar mereka. Di bawah kepemimpinan strategi transfer INEOS, United berencana untuk menginvestasikan besar-besaran pada area tertentu secara bertahap tiap jendela transfer.

Musim lalu, lini serang telah dirombak total dengan kedatangan pemain seperti Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Musim panas mendatang, prioritasnya adalah lini tengah. Tiga target utama klub yang sudah dikenal luas adalah Carlos Baleba, Adam Wharton, dan Elliot Anderson, meskipun ketiga pemain tersebut tidak tersedia untuk dibeli pada jendela saat ini.

Dorsett menyoroti bahwa Elliot Anderson dari Nottingham Forest muncul sebagai target nomor satu bagi United, melampaui Wharton dan Baleba. Diperkirakan, jika transfer terwujud, nilainya bisa melampaui angka £100 juta, menjadikannya transfer termahal sepanjang sejarah klub, mengalahkan rekor Paul Pogba dari tahun 2016.

Para pendukung United juga diimbau untuk tidak terkejut jika dua pemain lini tengah ternama mendarat di Old Trafford musim panas nanti, bukan hanya satu. “Lini tengah adalah fokus utama pengeluaran United pada musim panas mendatang,” kata Dorsett. Pendekatan yang sangat didorong data ini sebelumnya sudah diterapkan saat mengutamakan mencetak lebih banyak gol musim lalu, dan kini mereka berupaya menyelesaikan ketidakseimbangan yang ada dengan memperkuat lini tengah.