Kritikan Pedas Courtois Terhadap Bellingham Usai Kekalahan Real Madrid
Thibaut Courtois, bintang Real Madrid, menyampaikan kritik tajam kepada rekan setimnya, Jude Bellingham, atas sikap yang dianggapnya tidak dapat dilanjutkan. Menurut laporan, Courtois mengutarakan keresahannya kepada pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, dan menyarankan agar Bellingham dicadangkan bila tidak segera memberikan kontribusi nyata.
Real Madrid harus berjuang keras di play-off Liga Champions setelah kekalahan menyakitkan dari Benfica. Pertandingan tersebut berakhir dramatis dengan gol sundulan Antoliy Trubin pada masa injury time, memastikan Benfica dan Madrid berjumpa kembali di babak play-off.
Seusai pertandingan, Bellingham menyatakan kekecewaannya terhadap cara bermain timnya. “Kehilangan seperti ini sangat menyakitkan. Kami harus meninjau ulang pertandingan ini dan melihat gol-gol yang kami terima. Kami tidak melakukan hal-hal mendasar dengan baik,” ujar Bellingham. Ia juga menambahkan, meskipun Madrid dipenuhi pemain berbakat, kurangnya fokus pada aspek dasar permainan menyebabkan mereka dihukum oleh lawan.
Menurut laporan dari outlet Spanyol, Nacional, Courtois merasa bahwa Bellingham tidak memberikan yang terbaik dan mudah tersisih dalam permainan. Kiper asal Belgia ini mendesak Arbeloa untuk mengambil keputusan tegas, sebab sikap Bellingham yang kurang berkontribusi dan tidak memberikan pertahanan yang baik menimbulkan kegelisahan di ruang ganti.
Hal ini bukanlah permasalahan pribadi, melainkan murni profesional. Courtois menyatakan bahwa tidak seorang pun dalam tim yang boleh merasa tak tergantikan, performa adalah yang menentukan. Saat ini, banyak pemain Real Madrid mengeluhkan bahwa Bellingham sering menunjukkan ketidakpedulian dan protes berkepanjangan di lapangan.
Selain Courtois, Aurelian Tchouameni juga merasa tidak nyaman bermain bersama Bellingham. Menurutnya, Bellingham lebih fokus pada serangan dibandingkan tugas bertahan dan menekan, sehingga mengurangi keseimbangan tim.
Kritik terhadap Bellingham ini mencerminkan ketidakpuasan yang tengah berkembang di antara para pemain Real Madrid, yang merasa permainan tim terganggu saat ada satu pemain yang tidak sepenuhnya berkomitmen. Arbeloa kini dihadapkan pada tantangan untuk merestorasi harmoni dan performa dalam skuad bintang yang dimilikinya.