Perselisihan Seru: Nicky Butt Minta Lisandro Martinez Bersikap Dewasa
Dalam dunia sepak bola, perdebatan sering kali mencuat antara pengamat dan pemain, dan kali ini giliran mantan pemain Manchester United, Nicky Butt, yang menjadi sorotan. Butt tanpa sungkan mengatakan kepada Lisandro Martinez untuk “bersikap dewasa” setelah pemain bertahan Manchester United tersebut menanggapi sindiran yang dilontarkan di sebuah podcast.
Dalam podcast The Good, The Bad & The Football sebelum kemenangan 2-0 Manchester United atas Manchester City, Butt melontarkan komentar pedas bahwa Erling Haaland mampu “mengangkat Martinez dan membawanya” layaknya “seorang ayah yang menggendong balita”. Paul Scholes, mantan rekan Butt, juga ikut berseloroh bahwa Haaland bisa saja “mencetak gol, lalu melemparkan Martinez ke gawang”.
Martinez, tidak tinggal diam, menanggapi bahwa mantan-mantan pemain seringkali cepat mengkritik di acara podcast dan televisi, namun tidak akan berani jika harus mengatakannya secara langsung. “Jujur saja, dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau,” ujar Martinez. “Saya sudah bilang, jika dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana saja. Ke rumah saya, ke mana pun. Saya tidak peduli.”
Paul Scholes merespon undangan Martinez di Instagram dengan santai, “Seseorang tampil baik. Sangat senang untukmu… Teh, tanpa gula ya.” Meski begitu, Butt tetap bersikeras dengan kritiknya dan memuji penampilan Martinez, tetapi menegaskan kembali bahwa dia harus “bersikap dewasa”.
“Saat itu, dia tampil brilian, fair play untuknya. Melawan penyerang tengah terbaik di Eropa dan mungkin dunia, dia dan Harry [Kane] sebenarnya, dan dia tampil cemerlang,” kata Butt di podcast tersebut. “Ini yang sudah seharusnya dari pemain Manchester United saat pertandingan derby.”
Rio Ferdinand, mantan rekan satu tim Butt dan Scholes, memberikan sudut pandang berbeda. Dalam acara Rio Ferdinand Presents, ia menilai kritik terhadap Martinez sudah sampai ke level pribadi. “Ini bukan permusuhan, menurutku ini lebih dibuat-buat seperti itu,” kata Ferdinand. “Saya berbicara dengan Martinez beberapa kali, dan dia hanya ingin melakukan yang terbaik.”
Menurut Ferdinand, Martinez memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya jika ada yang mengganggunya. Dia meyakinkan bahwa tujuan Martinez bukan untuk berkonfrontasi, melainkan mengundang diskusi terbuka jika ada yang ingin disampaikan langsung.
Walau demikian, Ferdinand mengakui bahwa Martinez adalah pemenang Piala Dunia yang tahu cara untuk menang dan menegaskan pentingnya menjaga standar tinggi di klub sebesar Manchester United. “Ketika Anda berbicara tentang orang lain, pastikan Anda bisa mengatakan hal yang sama di hadapan mereka,” pungkas Ferdinand.