Berita Transfer Marc Guehi ke Manchester City telah mengecewakan para pendukung Liverpool. Pemain belakang Crystal Palace ini setuju untuk pindah dengan nilai transfer £20 juta ke City setelah negosiasi dengan Liverpool gagal. Padahal sebelumnya, transfer senilai £35 juta ke Anfield hampir terealisasi pada hari terakhir jendela transfer musim panas. Namun, Palace membatalkan kesepakatan tersebut di menit-menit akhir jendela transfer.
Guehi, yang memiliki 26 cap untuk tim nasional Inggris, diincar banyak klub. Manchester City berhasil mengamankan jasanya dengan tawaran yang lebih murah, yaitu £20 juta, dan paket finansial yang menggiurkan dengan gaji £300,000 per minggu, yang berarti enam kali lipat dibandingkan gajinya di Palace.
Para suporter Liverpool merasa frustrasi dengan inersia klub dalam bursa transfer ini. Mereka mengecam keputusan klub yang membiarkan rival Premier League mereka merekrut pemain yang sangat diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan The Reds, terutama mengingat kondisi skuad yang tengah kehilangan beberapa pemain kunci. Dukungan mereka terpancar lewat media sosial seperti X.
Liverpool sebenarnya masih tertarik kepada Guehi, namun lebih mempertimbangkan untuk mendatangkannya secara gratis di musim panas mendatang. Ketika menyadari tuntutan paket keuangan dari pemain ini, klub memilih untuk tidak terlibat lebih jauh dalam kesepakatan Januari ini. Pihak klub menilai risiko kehilangan Guehi karena tidak mendatanginya langsung memang besar, tetapi tidak bersedia membayar tuntutan gaji tinggi.
Dengan City juga bernafsu mendatangkan target Liverpool lainnya, rumor mengenai minat Guardiola kepada seorang pemain bertahan dari Club Brugge menambah ketegangan. Ditambah lagi, keinginan Liverpool untuk merekrut Jude Bellingham berisiko tak terwujud. Sementara itu, spekulasi mengenai nasib pelatih Arne Slot makin santer terdengar setelah Xabi Alonso menjadi agen bebas, membuat gosip mengenai pergantian di kursi pelatih kian ramai dibicarakan.
Dalam perkembangan terakhir, semangat pendukung Liverpool untuk menghadapi bursa transfer berikutnya semakin besar, meski keputusan-keputusan transfer saat ini membuat banyak pihak mengkritik langkah-langkah manajemen di Anfield.