Berita Transfer dari Bournemouth, klub Liga Premier Inggris tersebut telah mencapai kesepakatan dengan bintang muda Brasil, Rayan. Pemain ini menolak beberapa klub papan atas Inggris, termasuk Liverpool, dan tampaknya akan menuju ke pesisir selatan Inggris.
Rayan yang baru berusia 19 tahun, adalah salah satu talenta muda yang sangat diincar di liga utama Brasil. Dengan hampir 100 pertandingan senior yang sudah ia jalani, banyak pencari bakat Liga Premier merasa bahwa ini adalah saat yang tepat baginya untuk pindah. Sejauh ini, ia telah mencetak 23 gol untuk Vasco da Gama, menjadikannya opsi yang menarik bagi Bournemouth untuk menggantikan Antoine Semenyo.
Liverpool, Tottenham, dan Newcastle telah memantau Rayan dengan seksama dalam 12 bulan terakhir. Namun, proyek Bournemouth berhasil meyakinkannya untuk bergabung, mengingat jalurnya menuju tim utama yang lebih jelas. Sumber di Stadion Vitality mengonfirmasi bahwa kesepakatan lima tahun telah tercapai dengan sang pemain, memberikan kepercayaan tersendiri untuk menyingkirkan pesaing lainnya.
Menurut kabar, tawaran awal Bournemouth kepada Rayan lebih dari €30 juta (£26 juta), dan mereka diberitahu bahwa kesepakatan bisa terjadi di angka mendekati €35 juta (£30 juta). Sebelumnya, Vasco mencari nilai transfer sebesar €50 juta (£43 juta) dan menolak tawaran sebesar €31 juta (£27 juta) dari Zenit St Petersburg bulan lalu. Namun, Rayan menyatakan keinginannya untuk bermain di Eropa Barat.
Bournemouth berharap dapat menyelesaikan proses transfer Rayan segera, agar ia bisa berperan penting di tim utama dalam sisa musim ini. Musim ini memang cukup menantang bagi tim asuhan Andoni Iraola yang saat ini berada di posisi ke-15 klasemen Liga Premier, setelah sebelumnya hampir mencapai kualifikasi Eropa.
Kehilangan Semenyo yang bergabung dengan Manchester City tentu menjadi pukulan besar bagi Bournemouth. Namun, mereka memiliki rekam jejak yang baik di bursa transfer dan berharap Rayan menjadi kisah sukses besar berikutnya. Gaya bermain Rayan sering dibandingkan dengan striker legendaris Brasil, Adriano, dan diakui oleh pelatih Vasco, Fernando Diniz, sebagai talenta yang sangat langka dan istimewa.