Pertandingan putaran ketiga FA Cup 2025-26 akan menjadi suguhan menarik bagi para penggemar sepakbola ketika Everton dan Sunderland bertemu di Hill Dickinson Stadium pada Sabtu siang. Dalam suasana yang dipenuhi antisipasi, pelatih Everton, David Moyes, akan kembali menghadapi mantan klubnya. Meski demikian, tak bisa dipungkiri, Moyes dan timnya harus segera mengatasi performa mereka yang kurang konsisten dalam kompetisi bergengsi ini. Di sisi lain, para penggemar Sunderland berharap dapat melihat tim kesayangan mereka memberikan kejutan di tengah tekanan lawan dari Premier League.
Berita Terbaru Everton Vs Sunderland
Everton, dengan catatan lima kali menjuarai FA Cup, sedang berupaya kembali menancapkan taring mereka di ajang ini setelah terakhir kali menjuarai pada 1995. Perjalanan mereka belakangan ini di kompetisi ini kerap terhenti di awal, meskipun sempat melaju hingga semi-final pada beberapa kesempatan sejak 2009. David Moyes, manajer yang kini mengepalai Everton, harus menghadapi kenyataan pahit bahwa timnya kerap gugur saat melawan sesama tim Premier League dalam ajang ini, sebuah tren yang pasti ingin mereka putuskan kali ini.
Sunderland, di sisi lain, punya sejarah tersendiri di FA Cup dengan dua gelar juara, terakhir pada 1973. Namun, akhir-akhir ini, tim yang dijuluki Black Cats ini telah mengalami pasang surut di berbagai divisi liga Inggris. Mereka berambisi mencapai putaran keempat hanya untuk kedua kalinya dalam 11 musim terakhir setelah pencapaian tersebut di musim 2022-23. Meski tak bisa dipungkiri, tantangan besar menanti mereka untuk bisa melewati putaran ketiga ini, mengingat mereka sudah dua musim berturut-turut terhenti di sini.
Head To Head Everton Vs Sunderland
Dalam sejarah pertemuan kedua tim di FA Cup, Everton memiliki keunggulan signifikan. The Toffees telah menyingkirkan Sunderland delapan kali sepanjang sejarah mereka di kompetisi ini, jumlah yang hanya dilampaui oleh catatan melawan Sheffield Wednesday. Sementara itu, Sunderland hanya sekali mampu melenggang hingga final FA Cup sejak 1973, yakni menjadi runner-up pada 1992 setelah takluk dari Liverpool.
Analisa Pertandingan Everton Vs Sunderland
Dalam pertandingan kali ini, Everton harus tampil maksimal di kandang setelah gagal memetik kemenangan di tiga laga sebelumnya di depan pendukung sendiri. Meski sempat terpuruk, tim asuhan David Moyes ini mempunyai potensi untuk memberikan perlawanan terutama dengan dukungan penggemar sebagai pemain ke-12 mereka. Mengingat absennya beberapa pemain kunci akibat skorsing, Everton harus pandai meracik strategi untuk memanfaatkan kelemahan lawan.
Sunderland, meskipun dihantui hasil buruk dari beberapa laga tandang mereka, tetap berpeluang mencuri perhatian jika mereka mampu bermain solid di segala lini. Kedatangan beberapa pemain yang kembali dari AFCON mungkin bisa menjadi angin segar yang dibutuhkan untuk membalikkan sedikit keadaan, meski masih ada kelelahan dan keterbatasan adaptasi yang harus mereka hadapi. Dalam duel yang diprediksi berjalan ketat ini, kedua tim harus fokus menjaga pertahanan sembari mencari waktu yang tepat untuk menyerang.
Prediksi Susunan Pemain Everton dan Sunderland
Prediksi susunan pemain Everton mungkin akan menampilkan formasi 4-3-3 dengan pemain seperti Travers di bawah mistar, dibantu oleh Patterson, O’Brien, Tarkowski, dan Aznou di lini pertahanan. Rohl, Garner, dan Iroegbunam dapat menjaga keseimbangan lini tengah, sedangkan Dibling, Beto, dan McNeil diharapkan mampu menjadi motor serangan.
Sementara itu, Sunderland mungkin mengusung formasi yang sedikit berbeda, 4-2-3-1. Patterson kemungkinan akan berdiri sebagai penjaga gawang, dengan Mukiele, Alderete, Ballard, dan Cirkin melindungi lini belakang. Xhaka dan Geertruida dapat bertindak sebagai pendulang bola di lini tengah, mendukung trio Adingra, Le Fee, Mayenda, dan Brobbey sebagai penyerang di ujung tombak.
Prediksi Skor Everton Vs Sunderland
Menilik semua faktor yang ada, pertandingan ini berpotensi berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan, dan Everton mungkin menang melalui adu penalti. Meski Sunderland menunjukkan perlawanan gigih, mereka memiliki catatan kurang meyakinkan dalam mencetak gol