Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menegaskan bahwa seorang pemain cadangan Arsenal dapat memiliki peran “kritis” ketika The Gunners memasuki akhir persaingan di Liga Premier. Arsenal belakangan ini kehilangan cengkeramannya pada gelar Liga Premier dengan hanya meraih dua kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan dalam enam pertandingan terakhir mereka.
Hasil ini membuat Manchester City yang berada di posisi kedua mendekati jarak empat poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, yang masih harus bertemu dengan The Citizens di Stadion Etihad pada 18 April mendatang. Dalam pertandingan terakhir, Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Gtech Community Stadium, namun Ferdinand menilai hasil tersebut bisa berakhir menjadi satu poin penting.
Menurut Ferdinand, pemain seperti Gabriel Jesus, yang diboyong dari Manchester City dengan harga £45 juta pada 2022, bisa menjadi kunci bagi Arsenal karena pengalamannya dalam meraih gelar juara. Berbicara mengenai hasil imbang melawan Brentford di Liga Premier, Ferdinand menyatakan di saluran YouTube-nya, “Jika saya mengingat kembali saat di ruang ganti ketika menghadapi tantangan meraih gelar, hasil tersebut adalah hasil yang layak melawan tim yang sulit.”
Lebih lanjut, Ferdinand mengungkapkan bahwa setiap musim, tim-tim mengalami perubahan dari apa yang kita kenal sebelumnya, dan Brentford merupakan tempat yang sulit dikunjungi musim ini. Di ruang ganti Arsenal, Ferdinand membayangkan dirinya akan berkata, “Anak-anak, ini satu poin tandang, kita lanjutkan.” Meski para fans mungkin lebih emosional, namun pemain harus tetap tenang.
“Pertanyaan terpenting adalah, bagaimana percakapan dan reaksi setelah hasil itu? Apakah ada perasaan seolah-olah ‘kita membiarkan ini terlepas, kita pernah berada di sini sebelumnya’ dan sedikit rasa takut mulai terpancar, atau para pemain saling mengingatkan bahwa mereka akan kehilangan poin dan itu tergantung bagaimana reaksi kita,” katanya.
Ferdinand juga menggarisbawahi pentingnya pengalaman dalam situasi seperti ini, dan menganggap Gabriel Jesus sebagai salah satu pemain di ruang ganti yang telah meraih juara. “Para pemain pasti mencari jawaban dan bimbingan,” tambahnya.
Melihat jadwal pertandingan Arsenal dan Manchester City, Ferdinand menyatakan bahwa gim penciptaan mental kini sangat berperan—siapa yang bermain lebih dulu tiap akhir pekan bisa menciptakan tekanan berbeda. Dia menambahkan, “Saya sudah melihat jadwalnya dan menurut saya tidak ada perbedaan besar. Saya senang Arsenal sedang ditarik ke persaingan ini karena mereka mulai menjauh, saya sempat sedikit khawatir tentang itu.”
Sebagai penutup, Ferdinand mengekspresikan kebahagiaannya jika Arsenal meraih liga, membuktikan bahwa tidak hanya Manchester City atau Liverpool yang mendominasi.