Chelsea dan Tottenham Berebut Bintang Bayern yang Tersedia

Berita Transfer dari Bundesliga kini berfokus pada klub Chelsea dan Tottenham Hotspur yang siap bersaing mendapatkan bek tengah Bayern Munich, Kim Min-jae, di bursa transfer musim panas. Dikutip dari sumber terpercaya Jerman, kedua klub Liga Premier tersebut memang tengah mencari opsi pertahanan baru. Chelsea sebelumnya kalah bersaing dengan Liverpool dalam perburuan Jeremy Jacquet di jendela transfer musim dingin, sedangkan Tottenham menghadapi ketidakpastian atas masa depan dua pemain bek utama mereka, Cristian Romero dan Micky van de Ven.

Kim Min-jae, yang bergabung dengan Bayern dari Napoli dengan nilai transfer €50 juta (£43,5 juta) pada tahun 2023, telah memainkan 102 pertandingan di semua kompetisi untuk klub Bavaria tersebut. Dengan harga tersebut, Kim tercatat sebagai pesepak bola Asia termahal dalam sejarah. Kiprahnya di Bayern sangat mengesankan, di mana ia menjadi starter tak tergantikan dan turut membantu skuad asuhan Vincent Kompany memenangkan gelar Bundesliga serta Piala Super Jerman musim lalu.

Namun, musim ini Kim kerap absen akibat cedera dan berada di belakang pilihan utama bek tengah Dayot Upamecano dan Jonathan Tah. Pemain internasional Korea Selatan ini baru mengemas 10 kali penampilan sebagai starter di Bundesliga. Menurut laporan dari Christian Falk, jurnalis Bild sekaligus orang dalam Bayern, Chelsea dan Tottenham secara serius memantau situasi Kim, yang bisa memicu persaingan ketat untuk mendapatkan jasanya.

Chelsea menempatkan Kim sebagai target potensial setelah gagal mendatangkan Jacquet. Sementara itu, Tottenham juga tengah membutuhkan amunisi baru di lini belakang, tetapi situasi manajerial klub saat ini membuat proses identifikasi dan penarikan pemain baru menjadi lebih menantang. Tottenham juga dikabarkan turut membidik Antonio Rudiger dalam transfer gratis dari Real Madrid.

Bild menambahkan bahwa Bayern Munich mungkin membuka diri untuk menjual Kim jika ada tawaran yang menarik pada musim panas nanti, meskipun pemain tersebut merasa ‘bahagia’ dengan perannya saat ini di klub. Kontrak Kim bersama Bayern berlaku hingga Juni 2028, namun ia sempat dicoret dari skuad Bayern saat menghadapi Hoffenheim di Allianz Arena, langkah yang telah direncanakan sebelumnya seperti yang dijelaskan oleh pelatih Bayern, Vincent Kompany.

“Rotasi akan terjadi saat semua pemain fit,” ujar Kompany kepada wartawan, sambil menekankan bahwa absennya Kim bukan karena masalah kebugaran. Dia menambahkan, “Bukan karena ada yang salah. Kami membutuhkan persaingan sehat.” Meski Kim tetap menjadi bagian dari rencana masa depan Bayern, statusnya sebagai pemain pelapis hampir pasti membuat Bayern mempertimbangkan tawaran besar yang mungkin datang musim panas ini.