Berita Transfer Christian Pulisic semakin terbuka untuk kembali ke Inggris, dengan ketertarikan Liga Premier terhadap pemain bintang Amerika ini yang berkembang pesat dari minggu ke minggu. Pemain berusia 27 tahun tersebut hanya memiliki sisa 18 bulan di kontraknya bersama AC Milan, dengan klub memegang opsi perpanjangan satu tahun lagi. Meskipun performa luar biasanya sejak bergabung dari Chelsea pada tahun 2023, pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya gagal mendapatkan momentum, yang membuat frustrasi pihak terdekat dengan pemain tersebut.
Pulisic telah menjadi transformasi besar di Serie A. Dalam dua musim pertamanya, ia menyumbang 20 gol setiap musim, dan kini sudah mencapai dua digit lagi musim ini. Selama dua setengah tahun terakhir, tidak ada pemain di Serie A yang lebih banyak menghasilkan gol dan assist gabungan, sebuah statistik yang mengangkatnya menjadi salah satu penyerang sayap paling berbahaya di Eropa.
Meskipun adanya pergantian manajer ke Max Allegri pada musim panas lalu, pengaruh Pulisic tetap konstan. Milan menegaskan niat mereka untuk membuka pembicaraan, tetapi setelah memberikan kontrak baru yang menguntungkan kepada kiper Mike Maignan, klub tidak terburu-buru, dan sikap ini mendapat perhatian.
Tottenham Hotspur telah menunjukkan minat konkret untuk membawa kapten timnas Amerika Serikat tersebut kembali ke London. Spurs melihat Pulisic sebagai tambahan yang siap pakai dan berdampak besar yang sesuai dengan profil mereka untuk fleksibilitas dan kontribusi gol. Intermediaries juga telah berdiskusi dengan Arsenal, Liverpool, dan Manchester United, tetapi sejauh ini minat yang paling kuat dan proaktif datang dari Tottenham, yang menarik mengingat mantan bos Mauricio Pochettino menjadi favorit untuk kembali sebagai manajer musim panas ini.
Dengan negosiasi yang berlangsung lambat dan klub-klub Liga Premier yang mengitari, situasinya mendekati momen krusial. Pihak terdekat dengan pemain tersebut percaya bahwa jika Milan tidak mempercepat pembicaraan, musim panas ini bisa menjadi persimpangan jalan yang menentukan dalam karier Pulisic. Dan dengan Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia, waktunya hampir dramatis bagi pemain yang siap menjadi wajah turnamen di tanah air.