Thomas Partey Menghadapi Sidang Pengadilan November Mendatang dengan Tuduhan Pemerkosaan
Thomas Partey, mantan bintang Arsenal yang kini bermain untuk Villarreal di Spanyol, dijadwalkan menghadapi sidang pengadilan pada bulan November setelah didakwa dengan tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual. Crown Prosecution Service (CPS) telah merilis pernyataan baru terkait kasus ini.
Partey, yang meninggalkan Arsenal sebagai agen bebas musim panas ini menuju Villarreal, didakwa hanya empat hari setelah kepergiannya dari The Gunners atas dugaan pemerkosaan terhadap dua wanita dan pelecehan seksual terhadap wanita ketiga. Semua tuduhan ini terkait peristiwa antara tahun 2021 dan 2022 saat Partey masih menjadi pemain reguler di Arsenal.
Pada sidang di Southwark Crown Court September 2025, Partey mengaku tidak bersalah atas lima tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan pelecehan seksual. Kini, CPS telah menambahkan dua dakwaan pemerkosaan lagi berdasarkan laporan baru mengenai pelanggaran yang diduga dilakukan pada tahun 2020. Laporan dari salah satu korban tambahan ini pertama kali diterima pada Agustus 2025 dan melibatkan penyelidikan baru oleh Metropolitan Police.
Proses hukum lebih lanjut akan membuat pesepakbola asal Ghana tersebut harus hadir di Westminster Magistrates’ Court pada hari Jumat, 13 Maret mendatang.
Meski menghadapi kasus ini, kondisi jaminan Partey memungkinkan dirinya masih boleh bermain sepak bola profesional. Ia juga diprediksi akan tampil di Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Utara, dengan kemungkinan menghadapi Inggris di Boston pada 23 Juni.
Sang gelandang menandatangani kontrak satu tahun saat bergabung dengan Villarreal pada musim panas lalu. Namun, ia mungkin akan kembali berstatus agen bebas di akhir musim setelah hanya tampil dalam tujuh pertandingan La Liga bagi klub Spanyol tersebut. Manajer Villarreal, Marcelino Garcia Toral, memberi penilaian yang cukup tajam terhadap penampilannya, menyatakan bahwa terdapat perbedaan besar antara Partey saat di Arsenal dan sekarang.
Menurut Toral: “Ada perbedaan besar antara Thomas yang kita kenal di Arsenal dan yang sekarang. Ini adalah dunia yang berbeda. Sangat sulit bermain dengan ritme seperti sekarang dalam sepak bola modern.”