Masa Depan Transfer Tottenham Diragukan Pasca Pemecatan Frank

Berita Transfer terkini dari dunia sepak bola Inggris datang dengan kabar yang mengejutkan. Peluang Joao Palhinha untuk bergabung secara permanen dengan Tottenham Hotspur kini berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian setelah pemecatan Thomas Frank.

Keputusan untuk meminjam Palhinha dari Bayern Munich musim panas lalu sangat dipengaruhi oleh Frank, yang saat itu berada di tim manajerial Spurs. Sebelumnya, diyakini bahwa cara terbaik untuk mengubah status pinjaman Palhinha menjadi kontrak permanen adalah dengan tetap bertahannya Frank di posisi tersebut.

Meskipun Tottenham memiliki hubungan baik dengan Bayern, laporan menunjukkan bahwa raksasa Bundesliga itu kemungkinan baru akan mendapatkan jawaban pasti mengenai masa depan Palhinha di akhir musim. Namun, keluarnya Frank kini membuat situasi tersebut menjadi lebih rumit.

Kesepakatan pinjaman Palhinha mencakup opsi pembelian dengan nilai awal sekitar £22 juta (€25 juta atau $30 juta). Angka ini dianggap masuk akal mengingat kualitas dan pengalaman Palhinha di level tertinggi. Namun demikian, dengan adanya ketidakpastian arah manajerial dan prioritas transfer Spurs, tidak ada jaminan bahwa klausul pembelian tersebut akan diaktifkan.

Selagi Palhinha masih terikat kontrak dengan Bayern, jika Tottenham memutuskan untuk tidak menjadikannya pemain tetap, pihak Jerman harus segera menentukan langkah selanjutnya mengenai masa depan gelandang asal Portugal ini. Saat ini, reintegrasi Palhinha ke dalam rencana jangka panjang Vincent Kompany terlihat tidak memungkinkan, membuka peluang untuk kembali pindah klub musim depan.

Pada bulan Januari lalu, terungkap bahwa Spurs sedang mempertimbangkan untuk membatalkan rencana penandatanganan permanen Palhinha. Sumber lain juga mengonfirmasi bahwa Fulham tertarik untuk merekrut kembali pemain berusia 30 tahun tersebut.

Palhinha tidak selalu menjadi starter di Tottenham musim ini, walau sempat tampil mengesankan di awal kariernya di London. Frank menyadari bahwa bermain bersamanya bersama Rodrigo Bentancur di lini tengah terasa terlalu pragmatis dan mengurangi dinamika tim, terutama saat bermain di kandang. Namun, situasi berubah ketika Bentancur mengalami cedera, dan Yves Bissouma mulai lebih sering menjadi pilihan utama, meskipun sebelumnya seolah kehilangan tempat di klub.

Bergantinya pelatih berpotensi mengubah nasib Palhinha di Spurs, meskipun masa depan pemain ini masih jauh dari kejelasan. Di sisi lain, Tottenham tengah mempertimbangkan untuk merekrut mantan penyerang Chelsea, yang juga diincar oleh Manchester United dan Liverpool, namun Spurs tampaknya memiliki minat yang paling kuat.

Mauricio Pochettino, Roberto De Zerbi, Andoni Iraola, dan Julian Nagelsmann muncul sebagai kandidat potensial untuk menggantikan posisi Frank di Tottenham. Sementara itu, Frank sendiri sedang merenungkan apakah akan segera kembali ke dunia manajerial atau rehat sejenak dari dunia kepelatihan.