Berita Transfer mengejutkan datang dari dunia sepak bola Eropa di mana Raheem Sterling telah menyelesaikan kepindahannya ke klub raksasa Belanda, Feyenoord, hingga akhir musim ini. Sebuah intervensi langsung dari Robin van Persie, pelatih Feyenoord sekaligus mantan penyerang ikonik Manchester United dan Arsenal, menjadi faktor penentu dari keputusan Sterling untuk bergabung.
Raheem Sterling, eks winger timnas Inggris yang meninggalkan Chelsea pada bulan Januari, belum bermain dalam pertandingan kompetitif sejak Mei 2024 setelah masa pinjamannya di Arsenal berakhir. Kepergiannya dari Stamford Bridge dilatarbelakangi oleh merosotnya performa sehingga ia harus berlatih terpisah dari tim utama dalam sebuah skuad yang dikenal dengan julukan “Bomb Squad.”
Menurut sumber terpercaya, awalnya Sterling berniat menunggu hingga bursa musim panas untuk menentukan langkah berikutnya. Namun, dorongan pribadi dari Van Persie membuatnya berubah pikiran. Van Persie berhasil meyakinkan Sterling bahwa Rotterdam merupakan tempat yang tepat untuk membangkitkan kembali kariernya, yang akhirnya menjadi momen krusial dalam keputusan Sterling.
“Raheem mendapatkan banyak tawaran yang menarik, tetapi ia berpikir tidak ada yang akan terjadi sampai musim panas. Namun, setelah berbicara dengan Robin, dia sungguh merasa tertarik – mereka sama-sama melihat situasi ini sebagai peluang yang menarik,” ungkap sumber tersebut kepada TEAMtalk.
Feyenoord saat ini berada di posisi kedua klasemen Eredivisie, terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen PSV Eindhoven. Kendati demikian, kehadiran Sterling diharapkan dapat memberikan suntikan kualitas dan pengalaman baru untuk memperkuat persaingan di papan atas.
Setelah menyelesaikan kepindahannya, Sterling menuturkan, “Sebagai pemain bebas transfer, ini adalah kesempatan pertama saya dalam waktu yang lama untuk mengendalikan langkah karier berikutnya. Saya mengambil waktu untuk berbicara dengan klub dan pelatih kepala mereka untuk memahami peran yang mereka bayangkan untuk saya dan memastikan bahwa saya dapat memberikan nilai nyata pada tahap selanjutnya ini.”
Sterling juga menambahkan, “Setelah berdiskusi secara mendetail dengan Robin, saya yakin bahwa Feyenoord adalah tempat di mana saya bisa merasa bahagia dan berkontribusi sebagai anggota tim yang berharga.”
Kepindahan ke Feyenoord memberikan kesempatan bagi Sterling untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi, dan masa depan pemain berusia 31 tahun ini pasca musim ini masih akan terus dinanti.