Michael Carrick Muncul Sebagai Kandidat Kuat Manajer Tetap Manchester United
Mantan bek Manchester United, Wes Brown, menyatakan bahwa Michael Carrick kini menjadi kandidat kuat untuk mengambil posisi manajer tetap setelah masa interimnya menunjukkan dampak positif yang signifikan. Setelah mengambil alih dari Ruben Amorim, Carrick telah memimpin United dalam serangkaian kemenangan yang memastikan posisi mereka di empat besar Liga Premier.
Carrick awalnya diperkirakan akan menjadi pengisi sementara hingga klub mendatangkan manajer ternama musim panas mendatang. Namun, performa gemilangnya menjadi alasan kuat untuk mempertimbangkan dirinya tetap dalam posisi tersebut.
Menurut Brown, yang juga pernah meraih lima gelar Liga Premier bersama United, Carrick telah menunjukkan kinerja yang menempatkannya sebagai pesaing utama untuk peran manajer. “Dia sudah memasukkan namanya dalam bursa pencalonan, tidak diragukan lagi,” kata Brown kepada Football365 dalam kolaborasi dengan BetWright.
Brown menambahkan bahwa Carrick kemungkinan tidak terlalu memikirkan spekulasi seputar masa depannya sebagai manajer dan lebih fokus pada pertandingan berikut untuk membawa United kembali ke Liga Champions. Beberapa bulan lalu, mencapai empat besar Liga Premier dianggap sulit, mengingat United sering tampil tidak konsisten. Namun, di bawah kepemimpinan Carrick, tim telah menunjukkan progres signifikan.
Brown menilai perubahan positif telah tampak sejak pertandingan pertama Carrick, dengan para pemain menunjukkan semangat baru dan kepercayaan diri di lapangan. Brown juga mengungkapkan bahwa gaya permainan langsung dan tegas yang diterapkan oleh Carrick memungkinkan para pemain United tampil lebih bebas dan efektif.
Proses pencarian manajer baru oleh pimpinan United diperkirakan akan berlangsung hingga akhir tahun, namun jika Carrick berhasil membawa klub kembali ke kancah Liga Champions, posisinya akan semakin kuat untuk menjadi manajer tetap. Ini akan menjadi ujian bagi klub, apakah harus tetap mempertahankan momentum positif di bawah Carrick atau mencoba keberuntungan dengan manajer baru yang belum tentu bisa mengulangi keberhasilan yang sama.