Thomas Frank di Ambang Pencopotan, Tottenham Bersiap untuk Pergantian Pelatih
Laporan terbaru mengindikasikan bahwa masa jabatan Thomas Frank sebagai manajer Tottenham Hotspur mungkin segera berakhir. Mantan pelatih Brentford ini menggantikan Ange Postecoglou di Spurs pada awal musim ini, dengan harapan mampu menstabilkan tim setelah kepemimpinan Postecoglou yang penuh gejolak. Namun, harapan tersebut belum terealisasi.
Frank saat ini berada di bawah tekanan besar setelah penampilannya terus dianggap tidak memuaskan. Taktik defensif yang sering dia terapkan tidak diterima dengan baik oleh para penggemar, sementara hasil dan performa tim di lapangan juga jauh dari harapan. Dalam tujuh pertandingan terakhir di Liga Premier, Tottenham belum meraih satu kemenangan pun dan hanya enam poin dari zona degradasi.
Pada Selasa malam besok, Tottenham akan menjamu Newcastle United dalam laga yang dianggap krusial bagi masa depan Frank. Menurut jurnalis Fraser Fletcher dari TEAMtalk, kekalahan dalam pertandingan tersebut bisa menjadi akhir dari perjalanan Frank bersama Spurs. Bahkan disebutkan bahwa Frank telah mencapai “titik puncak” dalam menghadapi tekanan di klub.
Jika Frank resmi dilengserkan, Tottenham dilaporkan telah menyiapkan Johnny Heitinga sebagai pelatih sementara yang akan memandu tim hingga akhir musim, sembari mencari solusi permanen. Yang menarik, kabar menyebutkan bahwa mantan pelatih yang dicintai penggemar, Mauricio Pochettino—yang saat ini menjadi manajer tim nasional Amerika Serikat—berpotensi kembali ke klub London utara tersebut.
Sementara itu, legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, menyatakan simpatinya kepada Frank. Dalam podcastnya di BBC Sport, Rooney menyebutkan bahwa tekanan di Tottenham telah membuat Frank terlihat lelah dan seakan menua jauh lebih cepat. Rooney berharap Tottenham memberikan lebih banyak waktu kepada Frank, meskipun mengakui situasi tersebut sangat sulit bagi klub.
Dukungan dari Rooney menunjukkan bahwa meskipun banyak yang mempertanyakan kinerja Frank, tetap ada rasa empati terhadap tantangan yang dihadapinya sebagai manajer di salah satu klub terbesar di Inggris. Apapun keputusan yang diambil Tottenham, masa depan Frank di klub tersebut saat ini tampak semakin tidak menentu.