Agen Sandro Tonali Buka Peluang Transfer Musim Panas

Spekulasi Transfer: Sandro Tonali dan Ketertarikan Arsenal

Agen bintang Newcastle United, Sandro Tonali, kembali angkat bicara tentang masa depan gelandang tersebut, di tengah minat dari Arsenal dan Chelsea. Pada batas akhir transfer, Tonali menjadi sorotan setelah David Ornstein melaporkan bahwa agen Beppe Riso menawarkan pemain ini kepada Arsenal. Namun, Ornstein menegaskan tidak ada komunikasi dengan Newcastle United dan tidak ada yang akan terjadi pada jendela transfer saat ini.

Ornstein juga menyebut bahwa kamp Tonali mengajukan ide transfer kepada Andrea Berta, yang ditinjau oleh pihak terkait. Meski begitu, Beppe Riso membantah laporan ini. Menurutnya, Newcastle tidak berniat melepas Sandro pada Januari ini, dan mereka belum pernah berdiskusi dengan Arsenal mengenai hal ini. Riso menambahkan bahwa evaluasi lebih lanjut akan dilakukan pada bulan Maret mendatang untuk melihat apakah Newcastle terbuka untuk membicarakan hal ini. Saat ini, ia bermain di Liga Champions dan bukan waktu yang tepat untuk mendiskusikannya.

Riso menekankan bahwa diskusi transfer akan terjadi pada musim panas. Dia menegaskan, “Newcastle enggan melepaskan Sandro, dan Tonali ingin memimpin klub ke Liga Champions.” Dia menjelaskan bahwa keputusan akan diambil setelah musim berakhir dan mempertimbangkan situasi saat itu.

Sementara itu, laporan mingguan terbaru mengindikasikan bahwa Chelsea dan Manchester City siap bersaing dengan Arsenal untuk mendapatkan tanda tangan Tonali. Klub seperti Juventus juga tertarik untuk memboyongnya. Meskipun demikian, sumber yang sama menyebutkan bahwa Tonali memfavoritkan kepindahan ke Arsenal, yang memang berniat untuk merekrutnya pada musim panas mendatang.

Jurnalis Pete O’Rourke mengungkapkan kepada Football Insider bahwa klub-klub besar sudah “siap dan menunggu” untuk membuat “penawaran” kepada Tonali menjelang musim panas. Dia juga memperkirakan bahwa saga transfer ini bisa menjadi cerita besar di jendela transfer mendatang, terutama jika Newcastle gagal lolos ke Liga Champions, mempertimbangkan keinginan Tonali untuk bermain di level tertinggi.