Tottenham Hotspur Tetap Berjuang Untuk Thomas Frank di Tengah Tekanan
Comeback Tottenham Hotspur melawan Manchester City akhir pekan lalu menunjukkan bahwa para pemain Spurs “masih bermain” untuk Thomas Frank, meskipun ada tekanan besar pada posisinya sebagai pelatih, menurut mantan CEO Everton, Keith Wyness.
Di ajang Liga Champions, Spurs menunjukkan performa impresif dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Kemenangan 2-0 melawan Eintracht Frankfurt pekan lalu mengamankan langkah mereka ke babak 16 besar. Namun, cerita berbeda terjadi di Liga Premier dengan hanya berhasil mencetak dua kemenangan dalam 15 pertandingan terakhir, menempatkan tim asuhan Frank di posisi 14 klasemen sementara.
Meski gagal meraih kemenangan melawan Man City pada akhir pekan, Tottenham menunjukkan semangat juang dengan mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol berkat dua gol dari Dominic Solanke. Menurut Wyness, karakter yang ditunjukkan tim untuk bangkit dari ketertinggalan mengindikasikan bahwa para pemain masih berkomitmen untuk mendukung Frank, meskipun situasi tengah tertekan.
Wyness menyatakan kepada Football Insider bahwa dirinya percaya Tottenham masih berpeluang merebut satu tempat di kompetisi Eropa. Dia menilai para pendukung Spurs bisa menerima situasi tersebut dan kembali melihat adanya perkembangan dalam tim.
Mantan pelatih kepala Tottenham, Tim Sherwood, menambahkan bahwa dirinya tidak melihat Frank akan kehilangan jabatannya sebelum akhir musim. “Jika mereka belum memecatnya sekarang, mereka tidak akan melakukannya,” ungkap Sherwood di Sky Sports. “Mereka tidak ingin memecat Frank. Mereka akan memberinya waktu hingga akhir musim, dan siapa yang tahu?”
Di tengah badai cedera yang melanda skuat, Wyness memahami mengapa Tottenham belum aktif bergerak di bursa transfer. Dia juga meyakini bahwa ketika para pemain utama kembali, Tottenham akan kembali ke jalur yang diharapkan.