Berita Transfer terbaru dari dunia sepak bola Inggris mengungkapkan bahwa Manchester United sedang diprediksi akan melakukan langkah mengejutkan untuk mendatangkan penyerang ‘berharga miring’ Jean-Philippe Mateta pada musim panas nanti. Namun, keputusan yang akan diambil oleh striker asal Prancis ini dalam beberapa hari dan minggu ke depan bisa membawa beberapa dampak signifikan.
Kisah Mateta selama bursa transfer musim dingin menjadi salah satu yang paling menarik dengan berbagai kemungkinan pindah dan menetap yang terjadi silih berganti. Pada akhirnya, kepindahan Mateta ke AC Milan yang sudah disepakati pada hari tenggat waktu dibatalkan. Hal ini disebabkan Mateta gagal dalam tes medis dan setelah melalui dua kali pemeriksaan lanjutan, Milan pun membatalkan rencana tersebut.
Masalah yang dihadapi Mateta terletak pada lututnya, meskipun demikian, ia masih bisa bermain dengan baik di lapangan. Meski membutuhkan operasi untuk memperbaiki masalah tersebut, Mateta dihadapkan pada pilihan waktu operasi yang dapat menyebabkan absen selama tiga hingga empat bulan dari aktivitas lapangan.
Faktor waktu pelaksanaan operasi sepenuhnya berada di tangan Mateta. Dengan impian untuk bermain membela Prancis di Piala Dunia untuk pertama kalinya, dia mungkin enggan mengorbankan peluangnya bermain di sisa musim Liga Premier yang krusial.
Sementara itu, Crystal Palace telah merekrut penyerang baru, Jorgen Strand Larsen, yang disiapkan sebagai pengganti Mateta. Situasi kontrak Mateta yang hanya menyisakan satu tahun memperumit posisinya lebih lanjut karena ia sudah menegaskan tidak akan memperpanjang masa baktinya di Selhurst Park.
Menurut laporan dari sumber terpercaya The Daily Mirror, Manchester United mempertimbangkan langkah berani untuk merekrut Mateta. Red Devils sudah sejak lama menaruh minat pada striker produktif ini, yang dalam dua setengah musim terakhir telah mencetak 38 gol di EPL.
Kesepakatan awal dengan Milan diperkirakan bernilai sekitar £30 juta, namun di musim panas nanti, nilai transfer Mateta bisa lebih rendah dari itu. Meski demikian, persoalan operasi lutut yang harus dialami Mateta menjadi perhatian utama.
Prospek Manchester United mengontrak Mateta membawa berbagai pro dan kontra. Di satu sisi, pemain ini telah terbukti di Liga Premier, namun dengan usia yang hampir mencapai 29 tahun, dia akan menjadi pemain tertua yang direkrut oleh rezim baru klub. Situasi kontraknya bisa membuatnya tersedia dengan harga di bawah nilai pasar sesungguhnya, namun jika menjalani operasi, ia tidak bisa bermain untuk beberapa bulan.
Dengan sejumlah pertimbangan yang ada, keputusan akhir di tangan pimpinan Manchester United apakah akan bertaruh dengan mendatangkan Mateta atau tidak. Keputusan ini tentunya akan menjadi bahan perbincangan menarik di bursa transfer musim panas mendatang.