Berita Transfer dari Liverpool kali ini menyoroti langkah strategis klub dalam menyusun rencana masa depan di lini pertahanan. Klub berjuluk The Reds tersebut telah menggambarkan bagaimana pasangan bek sentral mereka setelah kepergian Virgil van Dijk, dengan Jeremy Jacquet yang akan bergabung dengan rekan lebih muda lainnya.
Liverpool menyelesaikan penandatanganan Jeremy Jacquet pada hari terakhir bursa transfer. Pemain berusia 20 tahun ini menandatangani kontrak lima tahun dengan opsi tambahan satu musim. Saat ini, terdapat perbedaan pendapat mengenai nilai transfernya. Fabrizio Romano menyatakan bahwa biayanya sedikit lebih tinggi dari perkiraan kebanyakan pihak lain.
Bagaimanapun, yang jelas adalah Jacquet akan menghabiskan sisa musim ini di Rennes sebelum bergabung dengan rekan timnya di Liverpool pada musim panas mendatang. Pada saat itu, Jacquet mungkin akan berkolaborasi dengan Ibrahima Konate atau hanya mengisi ruang di skuat. Konate sendiri akan habis kontrak pada musim panas mendatang dan menurut laporan dari The Athletic, belum ada tanda-tanda kesepakatan perpanjangan akan dilakukan.
Liverpool juga tidak berencana menjual Van Dijk meskipun performanya mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hal ini membuka kemungkinan bagi Jacquet untuk menjadi pasangan Van Dijk di musim depan, yang mungkin menjadi musim terakhir pemain Belanda itu di Anfield. Kontrak Van Dijk akan berakhir pada akhir musim 2026/27.
Menurut sumber dari The Athletic, saat itulah Liverpool dapat menghadirkan pasangan bek tengah baru yang berpotensi menjadi fondasi tim untuk dekade berikutnya. Laporan menyatakan bahwa Liverpool melihat Jacquet sebagai salah satu bek muda paling berbakat di Eropa dan ada kegembiraan besar atas kemungkinan dirinya berpasangan dengan Giovanni Leoni.
Leoni, yang berusia 19 tahun, bergabung dengan Liverpool dari Parma musim panas lalu dalam kesepakatan senilai £26 juta. Sayangnya, Leoni mengalami cedera ACL saat melakukan debutnya, meski pihak The Reds yakin pemain muda ini akan menjadi salah satu bek tengah terbaik dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Dalam analisis lebih lanjut oleh The Athletic, gaya bermain Jacquet digambarkan sangat agresif dan intens di lini pertahanan. Dia merasa nyaman bermain di garis tinggi dan selalu mencari peluang untuk bermain agresif. Kemampuannya dalam memenangkan duel udara akan sangat penting, mengingat Liverpool sering dihadapkan dengan skenario bola-bola panjang musim ini.
Meskipun fisik Premier League yang sangat keras bisa menjadi tantangan baru bagi Jacquet, kemampuan passing progresifnya membuatnya cocok dengan filosofi permainan Liverpool. Dia dikatakan sebagai salah satu bek dengan kapasitas passing yang paling menonjol di bawah usia 23 tahun di liga top Eropa musim ini.
Berita lain menyebutkan bahwa harapan Liverpool untuk merekrut Dayot Upamecano melalui transfer bebas telah pupus. Namun, ada peluang untuk kesepakatan transfer senilai £35 juta dengan salah satu rival Premier League yang sebelumnya tampak tidak mungkin, menurut laporan dari BBC.