Berita Transfer terus bergulir di ranah sepak bola Eropa, dengan Sandro Tonali menjadi pusat perhatian klub-klub elite. Arsenal menunjukkan minat kuat untuk merekrut sang gelandang, namun Manchester City kabarnya dapat menggagalkan rencana tersebut dengan langkah sensasional ganda, sementara Chelsea juga turut meramaikan perburuan.
Arsenal secara mengejutkan dikaitkan dengan langkah besar untuk Tonali pada hari penutupan bursa transfer. Hal ini dilaporkan oleh jurnalis Jerman, Florian Plettenberg, yang menyatakan bahwa The Gunners sedang “menjelajahi” kemungkinan setelah membuka komunikasi dengan Newcastle. Namun, klaim tersebut segera dibantah oleh koresponden dari Chronicle, Lee Ryder, yang menegaskan tidak ada kontak sama sekali.
Agen Tonali, Giuseppe Riso, menegaskan bahwa dia tidak memulai kontak dengan Arsenal. Namun, sebagaimana dikonfirmasi oleh pakar transfer kami, Graeme Bailey, memang ada kontak singkat dan informal antara kedua pihak mengenai transfer potensial. Menurut pembaruan dari The Sun, Arsenal kini “memantau” situasi gelandang tersebut jika ia tersedia untuk transfer musim panas ini.
The Gunners dikabarkan sudah merencanakan langkah besar sebesar £100 juta (€116 juta / $137 juta). Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dikatakan sebagai pengagum berat Tonali dan ingin memasangkannya dengan Declan Rice di lini tengah.
Namun, Arsenal bukan satu-satunya yang mengincar pemain berusia 25 tahun itu. Laporan menambahkan bahwa Manchester City telah memasuki kerangka potensi kesepakatan, sementara Chelsea juga ingin mengontraknya. Pep Guardiola, seperti Arteta, adalah penggemar berat Tonali. Yang lebih buruk bagi Newcastle, diklaim bahwa Guardiola sedang mengincar “serangan ganda” untuk Tonali dan Tino Livramento.
Sumber-sumber telah mengonfirmasi kepada kami pada bulan November bahwa City sedang memantau Livramento, yang dinilai oleh Newcastle seharga lebih dari £80 juta (€93 juta / $109 juta).
Kembali ke Tonali, Liverpool juga dikaitkan dengan pemain Italia tersebut, sementara Juventus harus dianggap sebagai kuda hitam dalam perburuan transfer ini. Tonali dan keluarganya diketahui ingin kembali ke Italia, di mana Juve menjadi pelamar terkuatnya.
Newcastle telah melihat Alexander Isak memaksa transfer ke Liverpool musim panas lalu, tetapi The Sun melaporkan bahwa Tonali akan bertindak jauh lebih hormat terhadap Magpies tahun ini. Ia berkeinginan bergabung dengan klub yang bersaing di Liga Champions dan kejuaraan domestik, meski tidak akan melakukan mogok untuk memaksa tangan Newcastle.