Liverpool Dikritik Terkait Kesepakatan Jeremy Jacquet £60 Juta

Berita Transfer Jeremy Jacquet menuju Liverpool telah memicu analisis yang beragam di kalangan pengamat sepak bola. Beberapa pihak menyebutkan bahwa Liverpool telah menjadi ‘sucker’ atau tertipu karena membayar mahal untuk pemain ini.

Jacquet, yang sebelumnya santer dikaitkan dengan Chelsea pada jendela transfer Januari, akhirnya berlabuh ke Liverpool. Pada hari terakhir bursa transfer, tim asuhan Arne Slot mengumumkan kedatangan Jacquet dengan biaya £55 juta ditambah potensi bonus £5 juta. Meski demikian, Rennnes tidak ingin melepas Jacquet di tengah musim, sehingga para penggemar Liverpool harus menunggu hingga musim panas untuk menyaksikannya bermain di Anfield.

Sesampainya di Merseyside, Jacquet akan menandatangani kontrak lima tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan tambahan. Kehadiran Jacquet diharapkan dapat meningkatkan opsi pertahanan Slot di tengah ketidakpastian masa depan Ibrahima Konate dan memasuki masa akhir karier Virgil van Dijk.

Kendati Jacquet diproyeksikan menjadi bek top di masa depan, pembayaran Leeds sebesar £60 juta dianggap berisiko karena Jacquet baru memiliki 56 penampilan senior dalam kariernya. Dalam wawancara dengan RMC Sport, Christophe Dugarry, juara Piala Dunia 1998 dengan Prancis, mengkritik keputusan Liverpool untuk memenuhi harga tinggi yang diminta Rennes.

Dugarry berujar, “Ini bukan untuk menghina pemain; sejujurnya, dia tidak bisa disalahkan sama sekali, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya karena dia pemain yang baik. Ketika Anda memiliki orang-orang yang tertipu seperti itu… Selamat untuk Rennes. Rennes berhasil menemukan orang yang tertipu seperti Liverpool untuk 72 juta euro.”

Namun, mantan bintang Liverpool, Jamie Redknapp, justru memuji penandatanganan Jacquet. “Saya sebenarnya menyukai penandatanganan ini. Itu £60 juta. Tentu saja, itu banyak uang, tetapi dia jelas memiliki silsilah yang hebat. Semua orang berbicara sangat tinggi tentang dia,” ujar Redknapp di Sky Sports.

Redknapp juga menyebutkan bahwa Chelsea telah mengawasi Jacquet dengan baik sebelum Liverpool datang dengan tawaran terlambat yang akhirnya mengamankan tanda tangannya. “Saya pikir itu adalah langkah yang sangat masuk akal,” tambahnya.

Sebagai perbandingan, Redknapp menyebut Leny Yoro yang pindah ke United terlalu cepat dan tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup untuk mengembangkan kemampuan. Bagi Jacquet, tetap di Rennes hingga akhir musim bisa menjadi keuntungan. “Dia hanya perlu bermain sepak bola sekarang. Para bek muda datang, membuat kesalahan. Jadi, menurut saya ini adalah penandatanganan yang baik, tetapi ini bukan untuk sekarang. Mungkin untuk setahun ke depan,” ucapnya.