Berita Transfer Manchester United tengah melakukan evaluasi mendalam terhadap opsi manajerial mereka seiring persiapan menunjuk pelatih kepala permanen musim panas ini. Meski Michael Carrick telah menunjukkan performa impresif, ada satu nama mengejutkan yang masuk radar.
Seperti dipahami oleh TEAMtalk, dewan klub tetap fokus dalam mencari sosok pemimpin yang dapat mengembalikan klub ke status elit, meski hasil dari mantan gelandang tersebut memicu perdebatan mengenai kelayakannya untuk jangka panjang. Carrick menggantikan posisi Ruben Amorim yang meninggalkan klub awal musim ini dan membawa dampak sensasional. Serangkaian kemenangan memukau, termasuk mengalahkan Manchester City dan Arsenal, memperpanjang rekor tak terkalahkan yang membuat para penggemar berharap ia bisa memperoleh jabatan permanen.
Latar belakang Carrick yang pernah mengantongi banyak gelar sebagai pemain dan berpengalaman dalam peran sementara serta pelatih memberikan stabilitas dan kedekatan dengan klub. Namun, pertanyaan tetap muncul: apakah Carrick memiliki rekam jejak yang terbukti untuk membawa United kembali bersaing di Liga Champions dan meraih trofi besar? Sumber-sumber dalam mengindikasikan ia mungkin perlu mempertahankan performa nyaris sempurna hingga Mei untuk memaksa hierarki klub membuat keputusan dan mengesampingkan status sementara, sekaligus meyakinkan pihak INEOS.
Di antara kandidat musim panas yang mungkin tersedia, nama Mauricio Pochettino, yang saat ini memegang jabatan di timnas USA, dan Carlo Ancelotti, pelatih timnas Brasil, menjadi target realistis bagi ambisi United. Keduanya memiliki banyak pengalaman di level tertinggi — Pochettino terkenal dengan gaya menyerangnya di Tottenham dan Chelsea, sementara Ancelotti memiliki rekam jejak kemenangan yang berulang di seluruh Eropa.
Pencantuman Ancelotti dalam daftar kandidat, khususnya, menjadi kejutan. Ia pernah menyatakan bahwa ia hanya akan kembali ke manajemen klub jika Real Madrid memanggilnya kembali – namun sumber-sumber mengonfirmasi bahwa ia ada di radar United. Ia perlu sedikit diyakinkan untuk kembali ke Premier League.
Nama-nama lain yang disebut-sebut termasuk Roberto De Zerbi, pelatih Italia dengan taktik inovatif yang pernah melejit bersama Brighton, dan Oliver Glasner, yang sangat dihargai oleh dewan United atas keberhasilannya di Crystal Palace dan prestasi sebelumnya di Austria dan Jerman. Glasner akan tersedia musim panas ini saat ia hengkang dari Palace, dan dikenal atas kemampuannya mengoptimalkan skuat dalam sistem yang terstruktur.
Andoni Iraola dari Bournemouth juga menjadi perhatian dalam pembicaraan klub. Pelatih asal Spanyol ini mengesankan dengan pendekatan pressing tinggi dan penuh energi di Liga Premier, mengubah Bournemouth menjadi tim yang kompetitif meski dengan sumber daya terbatas – sebuah kualitas yang menarik bagi keinginan United akan pelatih yang modern dan adaptif.
Pucuk pimpinan Manchester United, termasuk figur-figur kunci dalam struktur operasional sepak bola, menekankan pentingnya mendapatkan pelatih yang mampu bertahan di bawah tekanan intens Old Trafford seraya sesuai dengan kerangka kerja yang ada. Meski momentum Carrick tak dapat dipungkiri, daya tarik pelatih-pelatih berpengalaman dengan rekam jejak juara akan sulit untuk diabaikan.
Di sisi lain, berita terbaru menyinggung rumor yang mengatakan kemungkinan kembalinya Cristiano Ronaldo ke Old Trafford telah ditepis. Terkait transfer pemain, United kini menargetkan pemain bintang Nottingham Forest, Elliot Anderson, meski harus bersaing ketat dengan Manchester City dan Liverpool. Persaingan untuk mendapatkan Anderson bisa mencapai harga sekitar £100 juta.