Berita Transfer mendekati batas waktu, Tottenham Hotspur harus bersiap menghadapi kemungkinan masuknya minat baru pada Mathys Tel. Pemain muda ini berpikir untuk meniru strategi yang digunakan oleh Kobbie Mainoo di Manchester United. Penyerang asal Prancis ini semakin frustrasi dengan situasinya di Spurs dan kurang yakin dengan kepercayaan Thomas Frank padanya.
Tel, yang berusia 20 tahun, masih memiliki ambisi untuk masuk ke dalam skuad Prancis di Piala Dunia 2026, namun kurangnya kesempatan bermain menghambat usahanya. Ada juga indikasi bahwa dia kurang puas karena lebih sering dimainkan di sayap kiri, padahal dia melihat dirinya sebagai penyerang tengah.
Dengan adanya minat dari luar, termasuk dari Paris FC yang secara terbuka menyatakan keinginan untuk merekrutnya, Tel sedang mempertimbangkan cara terbaik untuk menghadapi situasi ini. Salah satu opsi yang dipikirkan Tel adalah terus bekerja keras dan menunggu hingga Frank, yang berada di bawah tekanan, meninggalkan posisinya. Strategi ini mirip dengan pendekatan Kobbie Mainoo di Man Utd saat di bawah Ruben Amorim.
Mainoo tetap profesional meskipun jarang tampil di paruh pertama musim, dan kesabarannya terbayar ketika Michael Carrick mengambil alih. Tottenham ingin Tel tetap berada di klub dan telah menyampaikan posisi tersebut kepadanya bulan ini. Namun, harapan mereka mungkin diuji dengan semakin meningkatnya kemungkinan proposal dari perantara sebelum jendela transfer ditutup.
Dalam berita lain, seorang jurnalis terkemuka Jerman mengklaim bahwa Tottenham telah menghubungi Bayern Munich mengenai ketersediaan seorang penyerang elit, karena pemilik mayoritas ENIC berusaha untuk membuat langkah besar pada tahun 2026. Sementara itu, Tottenham memiliki keuntungan dalam upaya mendapatkan Raheem Sterling, agen bebas baru, dan Thomas Frank juga mendukung langkah tersebut.