Salah Ragu Gantikan Ronaldo di Arab Saudi, Kebijakan Beda

Perpindahan Mohamed Salah ke Arab Saudi Terancam Kebijakan Baru Liga Pro

Perpindahan Mohamed Salah dari Liverpool menuju Arab Saudi tampaknya menghadapi rintangan setelah Liga Pro kabarnya mengubah kebijakan transfer mereka. Transfer ini telah lama dirumorkan dan semakin mendekati kenyataan pada jendela transfer Januari setelah komentar kontroversial Salah tentang masa depannya di Liverpool pada awal Desember.

Mengapa Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool? Fakta Penting:

  • Kepindahan yang telah lama dinantikan ke Arab Saudi kini terancam
  • Liga Pro mengalihkan fokus untuk merekrut pemain muda
  • Salah akan menjadi pengecualian dari kebijakan baru ini
  • Transfer Januari kemungkinan besar tidak terjadi, namun kepindahan di musim panas masih mungkin.

Meski begitu, Salah tetap menjadi bagian penting dari tim utama Arne Slot di Liverpool dan mencetak gol dalam kemenangan 6-0 di Liga Champions melawan Qarabag. Transfer sebelum batas waktu Senin sangat tidak mungkin, tetapi spekulasi diprediksi akan meningkat saat jendela transfer musim panas dibuka.

Rumor kepindahan Salah ke Arab Saudi sudah terdengar selama tiga tahun terakhir, sampai-sampai kata ‘tidak terelakkan’ sering digunakan, namun hingga kini belum terwujud. Meski begitu, transfer musim panas terasa semakin dekat.

Kepindahan Salah ke Saudi Masih Mungkin – Namun Kebijakan Usia Meragukan

Perubahan strategi rekrutmen Saudi Pro League yang dilaporkan dapat mempersulit situasi. Liga Pro kini lebih fokus merekrut pemain muda, yang bisa menggagalkan transfer pemain berusia 32 tahun seperti Salah. Namun, Salah mungkin dianggap sebagai pengecualian.

Mantan CEO Everton, Keith Wyness, percaya bahwa Salah disiapkan untuk menggantikan Cristiano Ronaldo sebagai wajah liga tersebut. Meskipun kebijakan baru lebih mengutamakan pemain berusia 21 hingga 30 tahun, Salah diharapkan menjadi pengecualian mengingat statusnya sebagai bakat dunia, serta faktor lainnya seperti etnis dan agamanya yang sama dengan mayoritas penduduk Arab Saudi. Wyness tetap yakin bahwa Salah akan menyusul, meski tidak sejalan dengan prinsip kebijakan pemain muda yang baru.