Rangers Siapkan Dua Alternatif Usai Tawaran Kedua Ditolak

Berita Transfer terbaru dari dunia sepak bola, klub Rangers tengah berusaha keras untuk mendapatkan tanda tangan striker Hansa Rostock, Ryan Naderi. Tawaran kedua mereka yang mencapai total £3.1 juta, termasuk tambahan-tambahan, ditolak menjelang penutupan jendela transfer musim dingin.

Manajer Danny Rohl menargetkan pemain 22 tahun ini sebagai prioritas untuk memperkuat lini serang mereka sebelum batas waktu transfer pada hari Senin. Namun, Hansa Rostock masih enggan untuk melepas Naderi, membuat Rangers mulai mempertimbangkan opsi alternatif jika gagal mendapatkan striker tersebut.

Naderi, yang memiliki tinggi 6 kaki 4 inci, menunjukkan minat yang kuat untuk beralih ke Rangers. Dia sudah mengajukan permintaan transfer kepada pihak Rostock untuk memaksa terjadinya kepindahan. Musim ini, striker Jerman muda ini telah mencetak delapan gol dalam 17 penampilannya di 3. Liga, dan melihat kepindahan ke Rangers sebagai langkah besar dalam kariernya.

Tawaran terbaru dari Rangers telah ditingkatkan dengan bonus berdasarkan kinerja dan klausul penjualan kembali, menunjukkan perbaikan signifikan dari pendekatan sebelumnya. Meskipun demikian, Rostock, yang sedang mengejar promosi ke 2. Bundesliga, tetap bertekad mempertahankan aset berharga mereka setidaknya hingga akhir musim.

Sumber mengindikasikan bahwa Naderi bahkan bersedia untuk menandatangani kontrak dengan Rangers segera dan dipinjamkan kembali ke Rostock hingga akhir musim untuk memfasilitasi transfer. Namun, Rangers lebih memilih memboyongnya lebih awal untuk membela tim sepanjang sisa musim ini.

Jika negosiasi dengan Rostock gagal, Rangers telah menandai dua pemain alternatif. Salah satunya adalah striker Leeds United, Joel Piroe, yang dikaitkan dengan potensi peminjaman ke Glasgow. Namun, Piroe dikabarkan ingin bertahan dan berjuang untuk tempatnya di tim Leeds di bawah asuhan Daniel Farke.

Alternatif lain adalah striker Southampton, Cameron Archer. Mereka telah memulai negosiasi mengenai kemungkinan kesepakatan tersebut.

Langkah-langkah ini menyoroti urgensi Rohl untuk menambah daya gedor timnya, seiring dengan banyaknya kompetisi yang mereka jalani. Dengan tambahan amunisi serang yang potensial, Rangers berpeluang memperkuat serangan mereka dalam perebutan gelar yang sangat ketat.