Everton Ungkap Sikap Soal Pembelian Permanen Grealish

Berita Transfer Jack Grealish ke Everton menghadapi tantangan setelah mengalami cedera serius. Peluang pemain asal Inggris ini untuk bergabung secara permanen dari Manchester City bergantung pada kesediaan City untuk menilai kembali klausul transfer senilai £50 juta yang terdapat dalam perjanjian pinjamannya.

Menyusul pengumuman resmi minggu lalu, Everton mengungkapkan bahwa Grealish mengalami cedera pada kaki. Pelatih David Moyes memperjelas bahwa Grealish menderita fraktur tekanan. Spekulasi yang beredar mengatakan cedera tersebut bisa mengakhiri musim pemain 30 tahun ini, yang menjadi pukulan besar bagi Everton dan juga dirinya sendiri, terutama menjelang Piala Dunia.

Namun, Everton masih menanti hasil diagnosa dari spesialis medis untuk mengetahui tingkat keparahan cedera Grealish. Diyakini peluang transfer permanen Grealish ke Everton bergantung pada negosiasi yang lebih realistis dengan Manchester City mengenai harga transfer.

Bahkan di tengah cedera ini, Everton tetap menunjukkan ketertarikan pada kepemilikan permanen, dengan harapan harga transfer dapat dinegosiasikan hingga setengah dari jumlah awal. Biaya gaji Grealish selama dipinjamkan, yang kabarnya mencapai lebih dari £200.000 per minggu, dianggap sebagai investasi besar namun tampak sudah memberikan hasil positif sebelum cedera.

Meskipun hanya mencetak dua gol musim ini, Grealish telah menyumbang enam assist dan menciptakan 38 peluang besar di Liga Primer. Kemampuannya memenangkan pelanggaran saat Everton berada di bawah tekanan menjadi kunci bagi tim David Moyes.

Grealish pun dikabarkan terbuka untuk bergabung secara permanen dengan Everton. Dia menikmati bermain di bawah arahan Moyes dan merasa terhubung dengan klub. Meski demikian, proses pemulihan dan detail finansial menjadi penentu utama bagi kelanjutan kariernya di Everton pada musim mendatang. The Toffees berharap dapat memulihkannya demi kontribusi lebih lanjut menjelang akhir musim ini sambil terus berhubungan dengan Manchester City terkait proses rehabilitasinya.