Liverpool Takluk 3-2 dari Bournemouth, Arne Slot Jelaskan Kekalahan yang Tak Mengejutkan
Pada pertandingan menegangkan melawan Bournemouth, Liverpool harus menelan kekalahan dramatis dengan skor 3-2 di Stadion Vitality. Gol penentu tercipta di masa tambahan waktu melalui lesakan Amine Adli, mengamankan tiga poin penuh untuk tuan rumah setelah Liverpool berhasil menyamakan kedudukan dari ketertinggalan dua gol.
Pertandingan dimulai dengan keunggulan bagi Bournemouth ketika Evanilson memanfaatkan kesalahan Virgil van Dijk, yang dengan cepat dikonversi menjadi gol oleh Alex Scott. Hanya berselang tujuh menit, Alex Jimenez berhasil menggandakan keunggulan Bournemouth, meninggalkan Liverpool dengan defisit dua gol.
Liverpool merespons sebelum babak pertama usai. Dominik Szoboszlai memberikan assist yang memudahkan van Dijk mencetak gol, dan kemudian menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas di menit ke-80.
Namun, Bournemouth tidak menyerah begitu saja. Tuan rumah meningkatkan intensitas permainan, dan akhirnya memanfaatkan kelemahan pertahanan Liverpool pada lemparan jauh, yang diakhiri dengan gol kemenangan dari Amine Adli.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Arne Slot, manajer Liverpool, menyatakan bahwa hasil ini tidak sepenuhnya mengejutkan mengingat jadwal padat yang harus dijalani timnya. “Kami memang berada di posisi tertinggal 2-0, namun saya merasa tim seharusnya tidak sampai pada posisi tersebut. Para pemain menunjukkan respon yang baik dan menyamakan kedudukan. Pertandingan kemudian menjadi terbuka dan kedua tim memiliki peluang. Mereka mungkin memiliki lebih banyak peluang dibanding kami,” jelas Slot.
Slot juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap durasi tambahan waktu yang cuma empat menit. “Menurut saya, waktu tambahan empat menit tidaklah cukup. Ada momen-momen yang seharusnya menambah waktu, seperti tendangan bebas yang memakan dua atau tiga menit, dan juga momen VAR. Saya sampaikan bahwa empat menit tidak cukup adil.”
Meski begitu, Slot menekankan pentingnya melihat kembali kepada performa tim sendiri. “Pada akhirnya, kami harus introspeksi. Hasil ini memang mengecewakan, namun kompetisi masih panjang,” pungkasnya.