Tottenham Pecat Frank, Legenda Klub Terbuka untuk Kembali

Tottenham Hotspur Berencana Pecat Thomas Frank, Sosok Pengganti Siap Disiapkan

Menurut laporan terbaru, Tottenham Hotspur telah memutuskan untuk memecat pelatih kepala Thomas Frank, sembari mempercepat rencana menggantikan posisinya. Frank, yang ditunjuk setelah kepergian Ange Postecoglou, diharapkan mengembalikan stabilitas klub yang sebelumnya berada dalam kondisi kacau.

Namun, Frank gagal memenuhi ekspektasi tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, performa Tottenham sangat mengecewakan hingga terpuruk di posisi ke-14 klasemen Premier League, memperparah ketegangan antara pengurus klub dengan para pendukung. Pendekatan permainan yang diusungnya pun tidak sejalan dengan harapan fans, menjadikan penunjukannya sebagai kesalahan bagi klub.

Pada hari Sabtu lalu, Tottenham mencapai titik terendah ketika mereka kalah 2-1 di kandang sendiri melawan West Ham yang kini berada di zona degradasi. Fabrizio Romano menyatakan setelah pertandingan tersebut bahwa posisi Frank kini dalam bahaya besar.

Meskipun klub sempat berusaha memberikan dukungan dengan mengangkat John Heitinga, mantan manajer Ajax, sebagai bagian dari staf pelatih, kekalahan kembali terjadi. Saat ini, Tottenham tengah melakukan pembicaraan internal untuk memutuskan langkah selanjutnya, sementara Frank masih berusaha bertahan di posisinya.

Keikutsertaan di Liga Champions juga turut mempengaruhi keputusan klub. Namun, pesan utamanya adalah posisi Frank saat ini sangat tidak aman. Sebuah laporan dari Football Insider menyatakan bahwa Spurs berencana segera memberhentikan Frank dan menunjuk penggantinya dengan segera.

Reaksi pendukung pada kekalahan terakhir dianggap sebagai faktor pengubah keputusan bagi manajemen, dengan teriakan “dipecat besok pagi” yang menggema. Saat ini, Tottenham disebut-sebut telah mengantongi beberapa kandidat pengganti, termasuk legenda klub dan manajer Timnas Amerika Serikat saat ini, Mauricio Pochettino, yang dikabarkan terbuka untuk kembali. Jika Frank dipecat, kemungkinan besar Spurs akan menunjuk manajer sementara hingga akhir musim.