Keane Ungkap Sikap terhadap Kembali Bantu Man Utd dan Evans

Roy Keane: Man Utd Layaknya Sirkus, Ogah Kembali Meski Ditawari

Legenda Manchester United, Roy Keane, menegaskan bahwa ia mungkin akan menolak ajakan untuk membantu Setan Merah sebelum klub menunjuk manajer permanen baru pada musim panas mendatang. Setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu, Darren Fletcher mengambil alih untuk melatih tim saat menghadapi Burnley dan Brighton.

Manchester United baru-baru ini mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai manajer sementara hingga akhir musim, dengan tugas perdana melawan Manchester City yang dijadwalkan pada akhir pekan. Keane jelas merasa tidak senang dengan cara klub dikelola saat ini, menggambarkannya sebagai “aksi sirkus”.

Berbicara menjelang Derby Manchester di Old Trafford, Keane menyampaikan di Sky Sports, “Ini adalah kesempatan besar bagi Carrick. Namun, tentu saja saya khawatir, seperti yang saya katakan tentang manajer sebelumnya.”

Keane menyatakan bahwa dirinya tidak ingin bekerja di bawah hirarki yang menentukan staf dan pemain yang harus diambil. Menurutnya, ada kekacauan yang berlangsung di belakang layar. Dia menilai bahwa meski manajer sebelumnya bersikap keras kepala dan hasilnya kurang memuaskan, ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi.

Selain itu, Keane juga menyoroti kembalinya Jonny Evans untuk membantu Fletcher sebagai manajer sementara. Evans kembali ke klub hanya 30 hari setelah meninggalkan posisinya sebagai manajer pinjaman. Keane merasa keputusan klub untuk membawa kembali Evans — yang dinilai kurang berpengalaman di bidang kepelatihan — bukanlah solusi yang tepat, menggambarkan masalah tersebut sebagai cerminan buruk dari keputusan klub.

Sejumlah sumber juga menyebutkan bahwa keputusan-keputusan lain, seperti penunjukan staf baru yang disebut Keane, bisa jadi merupakan upaya klub dalam mencari momentum baru. Meski demikian, Keane tetap skeptis bahwa situasi klub yang sekarang ini jauh dari harapannya.

Dengan berbagai kondisi tersebut, Keane memilih untuk tidak kembali ke Old Trafford dalam kapasitas apapun saat manajemen klub dianggapnya belum menunjukkan perubahan signifikan.