Frank Terancam Dipecat, Tottenham Berubah Sikap Usai Kalah

Tottenham Hotspur tengah bergolak setelah kekalahan 2-1 dari West Ham pada hari Sabtu yang lalu mencuatkan desas-desus adanya perubahan di kursi pelatih. Thomas Frank, yang mendapat cemoohan berupa nyanyian “dipecat pagi ini” dari para penggemar Spurs, kini berada di bawah tekanan serius.

Pertandingan yang berjuluk “El Sackico” itu menjadi kemenangan bagi Nuno Espírito Santo, mengakhiri rentetan 10 pertandingan tanpa kemenangan bagi West Ham dan sekaligus menambah beban bagi Frank. Dalam laga tersebut, Crysencio Summerville berhasil membuka keunggulan untuk tim tamu, yang terus memberi masalah bagi Tottenham sepanjang pertandingan. Meskipun Cristian Romero sempat menyamakan kedudukan untuk tuan rumah, kesalahan dari Guglielmo Vicario dimanfaatkan oleh Callum Wilson untuk meraih kemenangan di masa tambahan waktu.

Kini, Tottenham telah menelan enam kekalahan kandang di Premier League pada musim debut Frank, membuat mereka berada di posisi ke-14 klasemen. Spurs hanya berjarak 10 poin dari zona degradasi dan 9 poin dari posisi empat besar.

Menurut laporan dari The Times, Frank disebut-sebut berada di ‘ambang’ pemecatan oleh Tottenham. Meski pihak manajemen awalnya ingin memberi kesempatan lebih lama, namun kini mereka mempertimbangkan untuk melakukan pergantian di jajaran pelatih.

Frank, saat dimintai komentar tentang desakan dari penggemar, menyatakan, “Tentu saja, saya mungkin pernah mengalami masa yang lebih baik, saat ini tidaklah ideal. Namun saya mengerti, saya adalah orang yang bertanggung jawab, jadi kritik akan tertuju kepada saya. Yang penting adalah dukungan bagi para pemain agar dapat terus bergerak maju.”

Dia menambahkan, “Jika tidak mendapatkan cukup kemenangan, kami tahu dukungan dari fans akan menurun. Namun ketika kami mulai menang lagi—dan saya tidak meragukan itu—situasinya akan berubah. Saya melihat para pemain masih bekerja keras dan tim ini berjuang keras untuk kemenangan.”

Dengan posisi yang semakin terancam, Thomas Frank berharap dapat membalikkan situasi dan mengembalikan performa positif bagi Tottenham. Namun, tekanan dari manajemen dan suporter menunjukkan jalan menuju kesana tidaklah mudah.