Crystal Palace Dekati Dua Manajer Gantikan Oliver Glasner

Crystal Palace tengah menghadapi perubahan besar di akhir musim ini seiring keputusan Oliver Glasner untuk meninggalkan klub. Manajer asal Austria ini telah mengukir prestasi membanggakan sejak bergabung pada awal 2024, dengan catatan kemenangan 41 dari 95 pertandingan di berbagai kompetisi.

Di bawah kepemimpinan Glasner, Crystal Palace berhasil mencatat sejarah baru dengan meraih trofi FA Cup untuk pertama kalinya dan mendapatkan tiket menuju kompetisi Eropa. Kesuksesan ini pun menarik perhatian klub-klub elit lainnya seperti Manchester United, Liverpool, dan Tottenham Hotspur, dengan Glasner menjadi kandidat kuat untuk posisi manajerial di klub-klub tersebut.

“Kami sudah membuat keputusan ini sejak beberapa bulan yang lalu. Saya dan Steve Parish bertemu pada jeda internasional di bulan Oktober untuk membicarakan rencana masa depan saya,” ungkap Glasner kepada wartawan, menegaskan bahwa keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak dibuat demi kepentingan bersama.

Selain itu, sesama pilar utama tim, kapten Marc Guehi, juga dilaporkan hampir menyelesaikan kepindahannya ke Manchester City, yang semakin menambah tantangan bagi Crystal Palace dalam mempertahankan momentum positif mereka.

Sebagai langkah antisipasi, Crystal Palace sudah mulai mendekati beberapa kandidat pengganti Glasner. Nama-nama seperti Iñigo Pérez dari Rayo Vallecano dan Pepe Bordalás dari Getafe muncul sebagai calon kuat, meskipun Liam Rosenior yang sempat masuk dalam daftar pilihan kini telah berlabuh di Chelsea.

Menyikapi kepergiannya, Glasner menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi Crystal Palace hingga akhir musim ini, dengan harapan mempersembahkan musim terbaik dalam sejarah klub. “Saya belum berbicara dengan klub lain dan berjanji kepada para pemain akan fokus sepenuhnya untuk mencapai hasil terbaik,” tutupnya.