Ketika Juventus bersiap menyambut Lecce di Turin pada Sabtu malam, atmosfer penuh antisipasi menyelimuti Allianz Stadium. Juventus, yang baru saja menutup tahun dengan kemenangan gemilang, ingin memulai tahun baru dengan cara yang sama. Sementara itu, Lecce datang dengan harapan bisa menggoyahkan dominasi tuan rumah, meskipun mereka berjuang keras untuk keluar dari ancaman degradasi.
Berita Terbaru Juventus Vs Lecce
Juventus mengakhiri tahun dengan meyakinkan setelah mengalahkan Pisa, membuat mereka hanya terpaut empat poin dari puncak Serie A dan satu poin dari zona Liga Champions. Pemain yang sering menjadi pahlawan untuk Bianconeri, Kenan Yildiz, menunjukkan ketajamannya dengan membawa Juventus meraih kemenangan ke delapan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi. Di bawah pelatih baru, Luciano Spalletti, Juventus menunjukkan kemajuan yang signifikan, memastikan tempat di perempat final Coppa Italia, dan hanya kebobolan satu gol dalam perjalanan tersebut.
Di sisi lain, Lecce meraih dua kemenangan dalam tiga laga sebelum akhirnya dikalahkan Como 3-0 di laga terakhir mereka. Meskipun Liga berjalan keras bagi mereka, Lecce masih memiliki buffer empat poin dari zona degradasi, tetapi rekor tandang mereka jauh dari mengesankan, kalah di empat dari tujuh laga tandang terakhir.
Pertandingan Head-to-Head Juventus Vs Lecce
Sejarah berpihak pada Juventus, yang telah memenangkan sembilan pertandingan pertama liga setiap tahunnya sejak 2013. Dalam 22 pertemuan di kandang melawan Lecce, Juventus berhasil mencetak gol dalam hampir setiap kesempatan dengan rata-rata di atas dua gol per pertandingan. Hanya sekali Lecce berhasil meraih kemenangan, yaitu dalam laga thriller tujuh gol pada April 2004.
Analisa Pertandingan Juventus Vs Lecce
Juventus menunjukkan solidnya lini pertahanan di bawah kendali Spalletti. Babak kedua kerap menjadi periode krusial bagi mereka, mengumpulkan lebih banyak poin dibanding tim Serie A lainnya musim ini. Kebangkitan di bawah Spalletti tak lepas dari performa impresif Kenan Yildiz di lini depan yang menjadi penggerak utama serangan Bianconeri.
Di sisi lain, Lecce datang ke Turin dengan banyak masalah di lini serang. Mereka gagal mencetak gol di enam dari sepuluh laga sejak Oktober, dan terlalu bergantung pada Nikola Stulic yang hanya mampu mencetak satu gol sejak bergabung. Dengan bek Angola, Kialonda Gaspar kembali setelah tugas internasional, Lecce akan berharap pertahanan yang kuat dapat mengurangi tekanan dari serangan Juventus.
Prediksi Susunan Pemain Juventus dan Lecce
Juventus tampaknya akan memainkan formasi 3-4-2-1 dengan: Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Koopmeiners, Yildiz; Openda. Sementara Lecce kemungkinan turun dengan formasi 4-2-3-1 yang berisikan: Falcone; Veiga, Gaspar, Gabriel, Gallo; Kaba, Ramadani; Pierotti, Helgason, Sottil; Stulic.
Prediksi Skor Juventus Vs Lecce
Diprediksi Juventus akan melanjutkan tren positif mereka dengan kemenangan 2-0 atas Lecce. Dengan track record yang solid dan lini serang yang kreatif, rasanya Juventus tidak akan kesulitan meraih tiga poin, meskipun mereka harus bersabar jika tidak menemukan gol cepat di awal laga.