Amorim: 18 Bulan ke Depan Akan Seperti Ini untuk Man Utd

Ruben Amorim Tegaskan Perannya di Man Utd dan Komentari Hasil Imbang Kontra Leeds

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan bahwa dirinya datang ke Old Trafford dengan status sebagai “manajer, bukan pelatih kepala”, sebagaimana dijanjikan ketika ia tiba di klub tersebut. Pernyataan ini muncul setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road pada Minggu.

Hasil tersebut menambah inkonsistensi performa Setan Merah. Matheus Cunha menjadi pahlawan dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-65, hanya tiga menit setelah Brenden Aaronson memanfaatkan kesalahan Ayden Heaven yang membuka keunggulan untuk Leeds.

Walau hanya memenangkan tiga dari 11 pertandingan terakhir di liga, Manchester United masih bertahan di posisi kelima klasemen sementara. Kondisi divisi yang ketat membuat mereka hanya terpaut beberapa poin dari bagian bawah papan klasemen.

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Amorim menyampaikan pesan tegas kepada jajaran direksi klub. “Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan pelatih kepala. Nama saya mungkin bukan Conte, Tuchel, atau Mourinho, tapi saya adalah manajer Manchester United,” tegasnya. “Akan seperti ini selama 18 bulan atau hingga dewan memutuskan untuk mengganti. Saya tidak akan mundur. Saya akan melakukan tugas saya hingga ada orang lain yang menggantikan saya.”

Mengomentari kinerja timnya melawan Leeds, Amorim berkata, “Di Premier League, sulit menemukan pertandingan yang Anda puas dengan hasil imbang, itulah yang membuat liga ini luar biasa. Secara keseluruhan, kami lebih mendominasi permainan, tetapi hasil imbang ini sedikit mengecewakan karena kami memiliki peluang untuk menang.”

Amorim juga menyoroti hal-hal positif dari pertandingan tersebut, dengan mengatakan bahwa timnya menunjukkan peningkatan dari laga sebelumnya melawan Wolves. “Kami lebih bagus dalam posisi kami dan kami belajar dari kesalahan sebelumnya,” kata Amorim.

Ketika ditanya mengenai bursa transfer Januari mendatang, Amorim menegaskan fokusnya pada tim saat ini. “United adalah salah satu klub terbaik di dunia. Jika Anda di sini dan fokus pada klub lain, maka ada sesuatu yang salah dengan Anda. Fokus saja pada permainan dan bersiap dengan pemain yang kami miliki.”

Dalam wawancara dengan TNT Sports, Amorim menambahkan bahwa Manchester United lebih mengendalikan setiap pertandingan dibandingkan musim lalu, meskipun tetap merasa frustrasi karena gagal meraih kemenangan dalam beberapa kesempatan.

Tantangan bagi Amorim adalah menjaga konsistensi dan meningkatkan performa tim, terutama dalam memanfaatkan peluang yang diciptakan serta memperbaiki kesalahan individu yang kerap terjadi. Timnya perlu bermain dengan fokus penuh sepanjang laga guna menghindari hasil yang merugikan seperti yang dialami saat melawan Leeds.